Gitaris Zendhy Kusuma Bagikan Refleksi dan Dedikasi dalam Acara 'Harmoni dalam Syukur'
Credit: IstimewaKapanlagi.com - Musisi fusion Indonesia dan edukator musik Zendhy Kusuma merayakan pertambahan usianya melalui gelaran 'Harmoni dalam Syukur' pada Senin, 21 September 2026 di BATI Group, Jakarta. Mengusung tema 'Apresiasi, Doa, dan Persembahan Kebaikan' serta pesan 'Ketika Syukur Tidak Hanya Dirayakan, Tetapi Dibagikan', acara berbalut nuansa biru ini dihadiri sekitar 150 undangan dari kalangan keluarga, sahabat, musisi, guru, hingga murid.
Bagi Zendhy, musik adalah profesi yang setara dengan profesi profesional lainnya, membutuhkan pendidikan, disiplin tinggi, profesionalisme, dan konsistensi. Prinsip ini melandasi karirnya, baik di kancah internasional (termasuk perekaman album ketiganya di Jepang), maupun perannya sebagai edukator. Melalui gerakan Goes to Nusantara, Zendhy juga aktif menjelajahi berbagai daerah di Indonesia untuk berkolaborasi dan memperkuat jejaring dengan para musisi.
Rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Zendhy Kusuma Guitar School (ZKGS) ini menjadi wadah pengembangan potensi, pendidikan, pendampingan bakat, serta wujud kontribusi nyata bagi ekosistem musik.
Advertisement
"Bertambah usia bagi saya bukan hanya tentang merayakan satu angka, tetapi melihat kembali perjalanan dan apa yang bisa terus dikontribusikan. Musik bagi saya adalah tentang pendidikan, proses, dan bagaimana kita membantu generasi berikutnya berkembang," ungkap Zendhy Kusuma.
Perayaan ulang tahun ini dikemas unik dan personal. Sesi doa bersama dibawakan secara musikal lewat medley tiga lagu populer, disusul pemotongan kue martabak dan tiup lilin unik. Keakraban makin terasa saat sesi toast menggunakan minuman yogurt dan bolu, serta pembagian cinderamata Cemilan ZK.
Momen istimewa ini turut dihadiri oleh deretan musisi ternama tanah air, diantaranya Denny Chasmala, Ivan, Eet Sjahranie, Jubing, Edo Widiz, Rama Nidji, serta Adri Nidji.
Rangkaian dilanjutkan ke panggung Music Appreciation & Fellowship: "Those Who Teach": Menampilkan para guru sekolah musik berlatar pendidikan musik profesional di bawah bimbingan Zendhy. "The Next Generation": Menampilkan aksi panggung premium murid-murid Zendhy Kusuma Guitar School dengan dukungan penuh sang mentor di panggung. Dan "Music Without Boundaries": Sesi kolaborasi dan open jam session yang melibatkan para musisi dan sahabat yang hadir.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/pur/ums)
Advertisement












































