Gilang Arsa Gelar Showcase Eksklusif, 'Kita Kubur Semua' Perdana Dibawakan Live

Gilang Arsa - Credit: Istimewa
Kapanlagi.com - Penyanyi muda Gilang Arsa membawa suasana berbeda dalam showcase eksklusif yang digelar di Senayan Park, Jakarta, Selasa (25/8/2026). Bukan sekadar tampil menghibur, momen tersebut menjadi kesempatan bagi Gilang untuk memperkenalkan karya-karya yang akan menjadi bagian dari perjalanan musiknya.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah ketika Gilang untuk pertama kalinya membawakan secara live lagu baru yang cukup personal baginya. Di hadapan para penggemar dan pengunjung yang hadir, Gilang menyuguhkan sejumlah lagu dengan cerita dan warna emosional yang berbeda.
Penampilan dibuka dengan Lagu Rindu, karya Badai yang sebelumnya populer dibawakan oleh Kerispatih. Meski lagu tersebut tidak masuk dalam EP perdana Gilang, ia memilihnya sebagai penanda awal perjalanan kariernya di dunia musik.
Advertisement
Suasana kemudian berubah lebih sendu saat Gilang membawakan Kita Kubur Semua, lagu baru ciptaan Ray Surajaya. Lagu tersebut berkisah tentang kandasnya sebuah harapan dalam hubungan percintaan. Bukan hanya tentang mengakhiri sebuah hubungan, tetapi juga tentang kenangan yang terkadang justru harus dikubur agar seseorang bisa melangkah dan tidak terus menggantungkan harapan yang sebenarnya sudah semu.
Namun, momen paling emosional terjadi ketika Gilang menyanyikan lagu Paling Disayang Sedunia, karya Fiki Aulia dan Ivan Rakavino yang memang diciptakan khusus untuk dirinya berdasarkan kisah personal.
Lagu tersebut mengangkat cerita sederhana tetapi sangat dekat dengan kehidupan banyak orang, yakni kerinduan orang tua terhadap anak yang sedang merantau. Di sisi lain, sang anak berusaha meyakinkan orang tuanya bahwa dirinya baik-baik saja.
Cerita itu terasa semakin personal bagi Gilang. Pada hari yang sama dengan showcase, ia mendapat kabar bahwa sang ibu sedang sakit dan harus mendapatkan perawatan serius. Perasaan tersebut membuat Gilang semakin larut dalam lagu yang sedang dibawakannya. Hingga pada bagian outro, air matanya akhirnya pecah.
1. Pelukan Iis Dahlia

Melihat momen tersebut, Iis Dahlia yang berada di lokasi langsung menghampiri dan memberikan pelukan hangat kepada Gilang.
Iis Dahlia memang menjadi salah satu sosok yang turut memiliki peran dalam perjalanan Gilang. Sejak awal, Iis memberikan dukungan kepada Gilang, termasuk menyediakan fasilitas latihan vokal di kediamannya. Dukungan itu menjadi bagian dari proses Gilang dalam mengembangkan kemampuan vokalnya.
Menutup penampilannya, Gilang membawakan Hadapi Sendiri, lagu yang ia ciptakan bersama Adam Febrian dan telah dirilis sebelumnya.
Lagu ini menjadi salah satu karya yang paling menggambarkan fase awal perjalanan Gilang di dunia musik. Mulai dari kegelisahan menghadapi tanggung jawab, beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru selama tinggal di Jakarta, hingga mempelajari banyak hal yang sebelumnya belum pernah ia temui.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. EP Bertajuk 19-20
Seluruh cerita dan pengalaman tersebut nantinya akan terangkum dalam EP perdana Gilang Arsa bertajuk 19�20, yang dijadwalkan rilis pada September 2026.
Bagi Gilang, judul 19�20 bukan sekadar angka yang menunjukkan usia. Dua angka tersebut menjadi simbol sebuah fase transisi ketika banyak hal mulai berubah dan perlahan membuka matanya tentang kehidupan.
"Fase transisi seperti ini aku yakin banyak orang yang mengalami, di usia berapa pun. Mungkin ada yang merasakannya di usia 25 atau 30 dan kebetulan di aku fase ini terjadi saat usia 19 menuju 20," ujar Gilang Arsa saat showcase di Senayan Park.
Ia berharap EP 19�20 bisa menjadi teman bagi siapa pun yang sedang menjalani fase perubahan dalam hidup, terutama ketika mulai muncul berbagai pertanyaan, tanggung jawab, dan keinginan untuk memperbaiki masa depan.
Showcase tersebut dapat terealisasi melalui kerja sama Senayan Park dan We Ace Music, label indie yang menaungi Gilang Arsa serta sejumlah talenta muda lainnya.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/ums)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor











































