FSMI Sejahterakan Anggota Lewat Hak Profesi Sebagai Musisi

Helmi Romadhon  |  Rabu, 18 Desember 2019 22:27
FSMI Sejahterakan Anggota Lewat Hak Profesi Sebagai Musisi
FSMI © Istimewa

Kapanlagi.com - Organisasi-organisasi profesi di bidang musik, baik penyanyi, musisi, dan pegiat lainnya, berkerjasama sepakat untuk membentuk FSMI (Federasi Serikat Musik Indonesia). Tujuan utama dari pembentukan tersebut tak lain untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

Chandra Darusman, selaku Ketua Umum FSMI, mengungkapkan bahwa selama ini fokus yang selalu dibahas masih mengenai pembajakan hak cipta lagu yang dilakukan LMKM. Oleh karena itu, penting juga memikirkan dan mengurus hak profesi sebagai musisi.

"Kita akan buat pelatihan pelatihan dan membuat platform untuk menyediakan artis. Bila hotel membutuhkan terus ada websitenya, kita menyediakan fasilitas untuk insentif mereka bergabung dulu, nanti advokasi," jelas Chandra pada Rabu (18/12) di Auditorium Perpustakaan Jakarta.

Sejumlah musisi, penyanyi, dan pegiat musik dalam pembentukan FSMI © IstimewaSejumlah musisi, penyanyi, dan pegiat musik dalam pembentukan FSMI © Istimewa

"Pelan-pelan kita mewadahi musisi yang akan keluar dan datang ke Idonesia. Yang kedua bila akan ada musisi asing akan mentas ke Indonesia itu harus rekomendasi FSMI. Nanti kita lihat selama ini kan sudah berjalan nanti ada pihak yang kompeten lah untuk memberikan izin. Diharapkan wajib, nanti kita bicarakan dengan pemerintah," lanjutnya.

Pembentukan FSMI sendiri dirasa cukup terlambat, meski ide untuk membuatnya diungkapkan Chandra sudah cukup lama. Hal tersebut juga diakui oleh Johnny Maukar, selaku sekjen PAPPRI, organisasi yang juga merupakan pemrakarsa FSMI.

Turut hadir pula penyanyi Anang Hermansyah © IstimewaTurut hadir pula penyanyi Anang Hermansyah © Istimewa
Turut hadir pula penyanyi Anang Hermansyah © Istimewa

"Di barat udah lama. Kita terlambat. Di Indonesia udah dibuat komunitas musik tapi secara legal belum di daftarkan. Dan PAPPRI menghimpun kembali. Ayo kita sama-sama lagi mulai mengajak kembali step-by-step penuhi legalitasnya," kata Johnny.

"Kita harap yang terbaik. Dengan adanya hak profesi diberikan kepada mereka, mereka lebih berkarya dengan tenang," pungkas Chandra.