Fakta-Fakta Seru Al Ghazali di Dunia Musik

Selasa, 11 Februari 2014 17:01  | 

Al Ghazali



Al Ghazali @foto: KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Besar dari keluarga yang mencintai musik tentu sedikit banyak akan mempengaruhi langkah seseorang. Setidaknya itu terjadi pada anak Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Al Ghazali.

Remaja yang akrab dengan panggilan Al ini bahkan sudah menjadi personel band bernama Lucky Laki sejak masih sangat belia. Seberapa cinta Al pada dunia musik? Simak fakta-faktanya berikut ini.

  (kpl/adb)

1. Multi Talent

Al tampaknya tak ingin setengah-setengah dalam mempelajari musik. Selain pernah menjadi vokal dan gitaris, putra pertama Ahmad Dhani ini juga jago memainkan gitar dan menjadi DJ.

Keahlian memainkan drum pernah ia tunjukkan saat berkolaborasi dengan Nu Dimension di ajang X Factor tahun lalu. Saat itu ia membawakan single A Little Piece of Heaven dari Avenged Sevenfold. Menurut Ahmad Dhani, Al sudah mengenal lagu tersebut sejak masih berusia 11 tahun!

2. Fans Avenged Sevenfold

Seperti yang pernah diungkapkan Ahmad Dhani saat menjadi juri X Factor, Al ternyata sudah menggemari musik milik Avenged sejak masih kecil. Bahkan ia sudah mendengarkan A Little Piece of Heaven sejak umur 11 tahun. Dhani pun mengaku banyak tahu Avenged Sevenfold dari Al.

3. Tekuni Disk Jockey

Sejak sekitar tahun 2011, Al mulai gemar dengan mainan barunya, turn table. Kegemaran baru Al ini sedikit banyak tampaknya dipengaruhi oleh Sang Ibu, Maia.

Ada kemungkinan Al bakal serius menekuni profesi sebagai DJ. Akhir tahun lalu, ia mengaku ingin fokus agar bisa menjadi DJ profesional.

"Suka saja. Misalkan jalurnya ke DJ, mungkin fokusnya ke situ," ujarnya kala itu.

4. Murid Maia

Kegemaran Al untuk menekuni turn table mendapatkan sambutan positif dari Sang Ibu, Maia. Bahkan Maia menjelaskan bahwa ia telah menurunkan ilmu penguasaan turn table pada Al.

"Sebenernya murid DJ ada dua, Mey Chan dan Al. Dua-duanya sudah kerja kemana-mana," kata Maia.

Saat masih tinggal bersama-sama, Maia mengaku sering memainkan alat turn tablenya di rumah. Ternyata hal itu yang membuat Al tertarik dan minta diajarkan.

"Aku dulu suka nge-DJ di rumah, terus dia (Al) ingin belajar dan diajarkan. Dia mau banget belajar DJ," jelas Maia.

5. Tak Suka Grunge

Berbeda dengan Dul, Al ternyata tidak menyukai musik grunge. Bahkan ia terang-terangan melontarkan kritik pada Sang Adik. Menurutnya, musik grunge identik dengan berisik.

"Dia (Al) ga suka, beda aliran kami," ujar Dul pada KapanLagi.com® baru-baru ini.

6. Hadiah Maia

Al benar-benar beruntung memiliki ibu dengan hobi yang sama, yakni menjadi DJ. Begitu Sang Ibu memilih pensiun, seluruh peralatan DJ pun diwariskan pada Al.

"Aku pensiun nge-DJ, karena Al yang meneruskan, alat-alatnya diambil semua sama Al. Kalau nge-DJ buat TV nggak apa-apa, tapi nggak kalau perform buat di klub," ujar Maia.

Tak terlalu heran bila Al akhirnya menggemari turn table. Sebab Maia pun ternyata sudah piawai beraksi di balik turn table sejak umur 16-17 tahun, sama persis dengan Al.
(kpl/adb)