Eross Candra Hingga Pongky Barata Tumpah Ruah di Guitar Experience 2026

Eross Candra Hingga Pongky Barata Tumpah Ruah di Guitar Experience 2026
Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Panggung musik Tanah Air kembali dimeriahkan dengan perhelatan akbar Guitar Experience 2026 yang berlangsung di Lippo Nusantara, Jakarta. Sejumlah musisi papan atas tampak tumpah ruah merayakan kecintaan mereka terhadap instrumen dawai dalam acara yang digelar mulai 16 hingga 19 April 2026 tersebut.

Perjalanan pameran ini ternyata sudah berlangsung cukup lama dan sempat berpindah lokasi mulai dari Jakarta hingga ke Pulau Dewata. Djuned Kusuma selaku penyelenggara mengingat kembali sejarah panjang perhelatan ini yang kini sudah memasuki edisi ketujuh sejak pertama kali dideklarasikan hampir satu dekade silam.

Event ini menjadi magnet bagi para pecinta gitar karena skala acaranya yang semakin besar dari tahun ke tahun. Djuned menyebutkan bahwa pertumbuhan jumlah tenant dan keterlibatan distributor besar membuat ajang ini menjadi kiblat bagi komunitas musik di Indonesia.

"Dari 2017 ya? Sampai ke Bali juga kita. Bali kedua ya. 1, 2, 3, 4, 5, 6... kurang lebih enam kali. Ini karena sudah lama kok, hampir 10 tahun dari 2017. Dari era sebelum Sheila on 7 lho!" ujar Djuned Kusuma saat ditemui di Lippo Nusantara, Jakarta, Kamis (16/04/2026).

Djuned berharap event ini dapat memuaskan dahaga para komunitas musik dengan menghadirkan puluhan brand dunia mulai dari Yamaha, Fender, Gibson, hingga PRS. Semangat 'In Guitar We Trust' menjadi landasan utama bagi penyelenggara dan musisi untuk terus menjaga kekompakan mereka di masa depan.

1. Konsep Acara

Di sisi lain, Pongky Barata menyambut hangat kehadiran rekan-rekan musisinya yang datang dari berbagai penjuru untuk saling bertukar cerita. Ia mengapresiasi konsep pameran yang digagas oleh Djuned Kusuma karena mampu menyatukan seluruh elemen industri musik dalam satu wadah yang estetis dan edukatif.

"Konsepnya community gathering tapi exhibition. Jadi Mas Djuned ini punya cita-cita, punya acara eksibisi gitar yang mengumpulkan semua seller, distributor, brand yang ada di Indonesia dalam satu ruangan, yang hasilnya bisa dinikmati sama minimal komunitas gitarnya dan masyarakat umum. Jadi community based ya, dipakai lagi untuk band supaya orang luar bisa datang juga menikmati," jelas Pongky Barata.

2. Kejutan Dari Pongky

Tak hanya sekadar berkumpul, Pongky juga memberikan kejutan bagi para pengunjung dengan merilis karya eksklusif. Ia sengaja menyiapkan album khusus gitar yang hanya bisa didapatkan secara langsung di lokasi pameran sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang hadir secara fisik.

"Signing session itu mungkin saya nanti jualan CD, cuman saya belum beresin CD-nya belum saya taruh karena baru nyampai," katanya.

"Pertama kalinya saya bikin album khusus gitar, itu nekat sih tapi fun buat. Saya cetak limited exclusive hanya jual di tempat ini, tidak ada rencana jual online. Kalau nggak laku ya saya bawa pulang, nggak saya jual online," sambungnya.

3. Eross Jadi Manusia Normal

Eross Candra, gitaris Sheila on 7, juga merasa lega bisa berada di tengah-tengah orang yang memiliki frekuensi hobi yang sama. Ia berkelakar bahwa berada di perhelatan ini membuatnya merasa menjadi manusia normal dibandingkan saat ia sedang sendirian memikirkan koleksi gitarnya di rumah.

"Biar para gitaris itu tidak merasa aneh di rumah. Kalau ketemu orang lebih aneh kita jadi kayak normal. Pantes kalau kita bengong begini gitu ya. Mending ke sini langsung, jadi nggak alien ya," pungkas Eross Candra.

(kpl/far/ums)

Rekomendasi

Trending