Dwiki Dharmawan Kepincut Danau Singkarak
Kapanlagi.com - Pariwisata, seni, dan budaya Indonesia sangat besar manfaatnya bagi musisi Dwiki Dharmawan. Sampai-sampai bisa memberikan inspirasi untuk selalu membawa warna musik daerah dalam lagu-lagu yang diciptakannya.
"Saya sangat terinspirasi keindahan Danau Singkarak, Sumatra Barat. Saya datang ke sana dan merasakan keindahan dan kesejukan udaranya, kemudian jadilah sebuah lagu berjudul Friends Around The World dan sejumlah lagu daerah dari Sumbar yang menjadi sebuah musik simfonik," katanya usai konferensi pers 'Tour of Singkarak' di Jakarta, Kamis (2/4).
Ia mengatakan lagu Friends Around the World merupakan lagu resmi untuk kegiatan balap sepeda bertaraf internasional 'Tour of Singkarak' yang akan berlangsung di Sumatra Barat 29 April hingga 3 Mei mendatang.
Sebelum mengaransemen lagi itu, Dwiki mengaku harus terbang ke Sumbar untuk merasakan langsung suasana dan semangatnya. "Selain satu lagu tema itu, ada banyak lagu-lagu daerah Sumbar yang saya aransemen ulang semuanya dalam musik simfonik yang akan dibawakan secara orkestra oleh musisi dari Jakarta dan Sumbar," tuturnya.
Advertisement
Dwiki menjelaskan 'Tour of Singkarak' adalah kegiatan yang memadukan kegiatan olahraga balap sepeda dengan wisata. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Pemda Sumatra Barat, Depbudpar, PB ISSI, dan pelaku bisnis. "Kegiatan ini tujuannya untuk mempromosikan pariwisata Indonesia khususnya daerah tujuan wisata Sumbar dengan Danau Singkarak sebagai ikonnya ke mancanegara," ujar suami Ita Purnamasari ini.
Terkait keterlibatannya dalam kegiatan tersebut, Dwiki menjelaskan bahwa Departemen Kebudayaan dan Pariwisata memintanya untuk berpartisipasi dalam konser musik. Ia juga berkolaborasi dengan seniman-seniman muda di STSI Padang Panjang, serta paduan suara mahasiswa Universitas Andalas untuk berkolaborasi.
"Konsernya bertajuk The Soul of Minangkabau, ada kolaborasi musisi dari Jakarta yang membawakan orkestra dan musisi Sumbar, 70% konser ini akan mengangkat budaya lokal dari Sumbar," terang Dwiki yang bolak-balik Jakarta-Sumbar untuk melakukan workshop dengan musisi lokal daerah tersebut.
Dwiki kini memantapkan diri dengan konsep 'World Music', mengangkat musik etnik asli Indonesia ke tingkat dunia melalui aransemen yang lebih modern dan dapat diterima masyarakat global.
"Sudah 10 tahun saya menekuni jalur ini, sudah lebih dari 100 festival di 25 negara saya datangi. Semuanya dengan niat awal sebagai upaya untuk berkontribusi positif bagi negeri ini," pungkas Dwiki.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/boo)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
