Dwiki Dharmawan Bawa Alat Musik Tradisional ke Beijing

Kapanlagi.com - Dwiki Dharmawan, sosok arranger musik tanah air, akan membawa berbagai alat musik tradisional Indonesia ke Beijing, China, pada akhir tahun 2007, tepatnya tanggal 7 November 2007. Beberapa alat tradisional yang akan dibawa Dwiki, yakni: kecapi, gong, angklung dari Sunda, serta sebuah alat tradisional Batak, taganing.

"Untuk penampilan saya di Beijing dalam konser China Phiharmonic Orchestra dan Orchestra Tradition China, akan saya mainkan berbagai alat tradisional masyarakat Indonesia, khususnya taganing dari Batak, bersama para musisi seluruh negara di dunia," papar Dwiki, Senin (1/10), bertempat di Lembaga Pendidikan Musik Farabi Cabang Medan, Jalan Burjamahal.

Alasan dihadirkannya alat musik tersebut, menurut suami penyanyi Ita Purnamasari ini, adalah karena di Indonesia alat musiknya memiliki cita rasa tinggi dan sejajar dengan musik dunia.

Dwiki menambahkan, untuk alat tradisional yang berasal dari Indonesia, cukup mendapatkan perhatian yang dari musisi luar negeri.

"Alat tradisional di Indonesia untuk di luar negeri cukup mendapat perhatian serius, karena pihak luar jika memainkan alat tradisional yang khas daerah Indonesia masih memiliki 'ruh' dibandingkan dengan orang Indonesia asli. Sehingga saya akan bawa alat tradisional Indonesia," tandasnya.

Dwiki, yang lahir di Bandung, Jawa Barat, 19 Agustus 1966, itu menambahkan bahwa pihak tuan rumah dalam kegiatan tersebut sengaja menampilkan ritme musik dua bagian.

"China sebagai tuan rumah menampilkan dua bagian ritme musik berupa musik modern dengan menampilkan China Philhamonic Orchestra dan Orchestra Tradition China, untuk hal ini merupakan penampilan dalam bermain alat musik tradisional," tutur personel grup musik jazz, Krakatau Band, ini.

Untuk penampilan di negeri Tirai Bambu itu, menurut Dwiki, adalah yang ke sekian kalinya. Sebelumnya, di bulan Juni 2007, Dwiki bersama sekolah Musik Farabi asuhannya, tampil bersama Twelve Girl, yakni para pemain musik wanita dari China yang berjumlah 12 orang, dengan mengandalkan alat musik gesek tradisional khas China yang dipadu dengan biola. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(romulo/kpl)

Rekomendasi
Trending