Discus Tampil Progresive di 'Jakarta World Music Festival' 2005

Kapanlagi.com - Grup band beraliran progressive-rock (prog-rock), Discus, membuka 'Jakarta World Music Festival' yang untuk pertama kalinya diadakan di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) mulai 12-16 Desember 2005.

"'Jakarta World Music Festival' hadir untuk pertama kalinya sebagai bagian dari musik Indonesia yang makin berkembang mengimbangi kemajuan perjalanan teknologi yang semakin aduhai dan canggihnya," demikian kata pengantar dari Direktur GKJ, Marusya Nainggolan.

Penampilan Discus pada pembukaan festival, Senin (12/12) malam, menunjukkan pertunjukan kelas dunia. Mengawali debutnya di mancanegara, band beranggotakan delapan orang tersebut meraih sukses di luar negeri.

Album pertama 1ST (1999) dirilis perusahaan rekaman Italia, Mellow Records dan mendapat ulasan dari majalah-majalah musik di Amerika Serikat, Perancis, Brazil, Belgia dan Italia. Sedangkan album kedunya '...tot licht!' (2003) dirilis perusahaan rekaman Perancis, Musea Records.

Band ini juga sempat tampil di festival musik progressive di Amerika Serikat 'ProgDay 2000' di North Carolina dan beberapa kota lainnya. Tahun 2001 Discus juga diundang untuk tampil di festival Baja Prog V di Meksiko.

Band yang menggabungkan musik jazz dengan rock itu juga tampil dalam festival 'ProgSol' Switzerland pada Oktober 2005 dan menggelar konser di Jerman yang mendapatkan sambutan meriah.

Tahun 2006 mendatang, Discus diundang tampil pada festival Zappanale di Jerman, festival tahunan terbesar untuk menghormati komponis Frank Zappa, dan merupakan satu-satunya grup musik Asia yang akan tampil di festival tersebut.

Selain meraih sukses di luar negeri, Discus juga mendapatkan penghargaan di tanah air. Pada penghargaan

'AMI-Samsung Award 2004', Discus menerima penghargaan untuk kategori musik progresif yang pertama kali.

Penampilan Discus di 'Jakarta World Music Festival' juga didukung oleh musisi-musisi kenamaan tanah air, yaitu penyanyi pop Fadli yang juga merupakan vokalis grup band Padi, penyanyi jazz Andien, growler metal Krisna Suckerhead dan tokoh musik kontemporer Bali, I Gusti Kompiang Raka.

Discus beranggotakan Iwan Hasan (gitar, 21 string harpguitar, keyboards, vokal), Fadhil Indra (keyboards, rindik, kempli, gong, electronic percussion, vocal), Anto Praboe (clarinet, flute, suling, puik-puik, bass clarinet, saxophones, vacal), Hayunaji (drums, tawo-tawo), Kiki Caloh (bass), Eko Partitur (violin, vocal), Krisna Prameswara (keyboards) dan Yuyun (vocal).

Selain Discus, musisi yang dijadwalkan tampil dalam 'Jakarta World Music Festival 2005' adalah Sapto Rahardjo dan Innisisri bersama SP. Joko dan Azied, Selasa (13/12), Rahayu Supanggah yang membawakan Komunitas Bunyi I La Galigo, Rabu (14/12), dan 'IKJ World Music' yang menghadirkan Vonty S Nahan, Pongki Nuzirwan dan Epi Martison, Jumat (16/12).

(*/bun)

Rekomendasi

Trending