Diramaikan Sederet DJ Top, Invasion 2018 Sukses Bikin Jakarta Bergoyang

Selasa, 25 September 2018 20:22


© Euphorics

Kapanlagi.com - Bagi pecinta musik EDM (electronic dance music), festival bertajuk Invasion pasti sudah tak asing lagi di telinga. Event yang dinobatkan sebagai The Biggest Indoor Dance Music Festival ini baru saja digelar di Indonesia, tepatnya di JiExpo Kemayoran Hall B3 dan C3, 14 September 2018 kemarin. Tema yang diusung adalah Tempus Chronicles, sebuah konsep historical yang seakan membawa para pengunjung kembali ke era revolusi industri abad ke-19.

Gate dibuka jam 6 sore, para penonton yang hadir langsung disambut dengan dekorasi gate yang megah, dan beberapa spot foto yang colorful. Tanpa menunggu lama, acara pun diawali dengan sangat apik oleh DJ local, yakni 3 KINGS, dilanjutkan dengan performa yang tak kalah memukau dari Ivan Guih x Roni Joni dengan MC D'Truck.

Tak lama setelahnya, giliran salah satu headliner Invasion, Sam Feldt yang menggoyang para penonton. Pada kesempatan itu, DJ asal Belanda ini tampil berbeda, yakni menambahkan instrumen saksofon beserta gitar dalam performanya. Tampil sekitar 50 menit, Sam Feldt menutup penampilan epic-nya dengan lagu remix milik band rock legendaris Guns N' Roses yang bertajuk Sweet Child O' Mine.

(kpl/gtr)

1. Snak Hips Bikin Suasana Jadi Lebih Santai

Setelahnya, para penonton diajak untuk sedikit bersantai oleh headliner lainnya, Snake Hips. Duo asal Inggris ini membawa penonton ke ritme music yang lebih ringan dan bertempo santai. Beberapa lagu yang mereka bawakan sore itu adalah All My Friends, Cruel, Too Good at Goodbye (Sam Smith) dan Wild Thoughts (Rihanna).

Jelang tengah malam, Andrew Rayel menghadirkan alunan music trance cepat yang sontak membuat para penonton kembali berjingkrak. Perform dengan sangat enerjik, Rayel naik ke atas meja dan berdiri di samping DJ-set untuk memandu penonton mengangkat tangan ke atas, membuat para Invaders semakin bergairah. Beat music yang tinggi didukung dengan atraksi kembang api berulang kali membuat suasana semakin atraktif. Aksi panggung Dj berusia 26 tahun ini, ditutup dengan lagu milik The Cranberries, Zombie.

2. Puncak Acara

Tepat pada pergantian hari, yakni pukul 00.25 DJ asal Belanda Don Diablo membuat dinginnya malam menjadi 'panas'. Penampilannya malam itu membuat para invaders tak henti-hentinya berdansa bersama. Sebuah remix lagu dari DJ Avicii Wake Me Up dan lagu hits-nya Right Here, Right Now memancing para penonton untuk bernyanyi bersama.

Tiba di puncak acara, Duo DJ asal Belanda Yellow Claw, menjadi aksi yang sangat dinantik-nantikan oleh para Invaders. Di awal pertunjukan, mereka bahkan sempat menyapa para penonton dengan Bahasa Indonesia.

"Apa kabar Indonesia?" teriak Yellow Claw yang sontak membuat para penonton besorak-sorai.

Deretan music dengan beat cepat dimainkan oleh Yellow Claw, didukung dengan letupan-letupan api di atas panggung dan asap serta confetti pun menambah semarak kemeriahan acara. Yellow Claw sukses menguras sisa-sisa tenaga para Invaders dengan sangat spektakuler. Rentetan lagu-lagu andalan mereka dibawakan, termasuk beberapa single dari album NEW BLOOD yang mereka bawakan secara perdana.

(kpl/gtr)