Dibantu Eross Candra, The Finest Tree Rilis Mini Album

Adhib Mujaddid  |  Senin, 10 Desember 2012 09:53
Dibantu Eross Candra, The Finest Tree Rilis Mini Album
The Finest Tree @foto: facebook.com/theFinestTreePage

Kapanlagi.com - Satu lagi duo pendatang baru hadir mewarnai musik Indonesia. Adalah The Finest Tree (TFT) yang beranggotakan sepasang kakak adik yang masih muda, Elang Putra Nuraga (lead gitar dan vokal) dan Cakka Kawekas Nuraga (gitar dan vokal). Mereka memperkenalkan mini album berjudul HIJAU THE FINEST TREE.

Cakka dan Elang menuturkan kebanggan mereka setelah dapat mengeluarkan mini album ini. Tidak hanya bangga bisa mengeluarkan mini album, tapi kebanggan lainnya adalah mereka bisa diproduseri oleh gitaris sekaligus pencipta lagu ternama, Eross Candra dari Sheila On 7.

"Wah seneng banget mas akhirnya bisa kerja sama dengan Mas Eross apalagi sampai keluar album. Pokoknya bangga mas," ujar Cakka saat ditemui dalam acara soft launching mini album di Tee Box, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12).

Dalam mini album ini terdapat lima lagu, tiga di antaranya adalah lagu baru. Single andalan yang dipilih adalah Lupa Bawa Nyali yang tak lain adalah ciptaan Eross.

"Singlenya itu salah satunya Lupa Bawa Nyali. Lagunya bercerita tentang seorang pria yang sebenarnya mau ungkapin kata cinta kepada wanita dengan segala persiapannya. Tapi, begitu ketemu wanitanya si prianya gak bisa ngomong apa-apa sampe keringetan gitu. Ya si prianya itu kami sebut lupa bawa nyalinya buat ungkapin rasa cinta," jelas Elang.

Tidak hanya pandai bermain gitar dan bernyanyi Elang dan Cakka juga sudah mampu untuk menciptakan lagu. Dalam mini album ini, ada sebuah lagu ciptaan mereka berdua yang dibantu Eross Lagu itu berjudul Sampai Waktunya Datang.

"Iya kami juga ciptain lagu Sampai Waktu Datang. Sebenernya ini sih kolaborasi ya. Jadi aku ciptain lagu, Elang ciptain, Mas Eross juga terus dijadiin satu jadilah Sampai Ujung Waktu itu," tutur Cakka.

Dengan lahirnya mini album ini, TFT pun berharap bisa mewarnai musik Indonesia dan dapat memberi kesegaran bagi musik Indonesia. "Semoga TFT bisa diterima masyarakat. Trus bisa mewarnai musik Indonesia dan bisa ngasih sesuatu yang baru, yang fresh bagi musik Indonesia," pungkas Cakka. (kpl/pur/adb)


Lihat Arsip Musik

- - -