Diary Band, Ogah Ikut Tren Melayu
Diary Band
Foto: Anto
Kapanlagi.com - Meski industri musik saat ini begitu memanjakan genre Melayu, namun Diary Band tidak begitu saja mengikuti alur tren musik tersebut. Mengusung 10 lagu di album perdana bertajuk TERHEMPAS MIMPI, band yang digawangi oleh Andri Bocil (vokal), Hariska (gitar), Max (gitar), Dike (bass) dan Iman (drum) ini tetap membawa genre musik pop yang memang menjadi basic band asal Bandung tersebut.
"Kami gak terhanyut dengan pasar saat ini yang didominasi musik Melayu. Gak mau dibilang ikut-ikutan. Karena kami percaya tiap genre pasti ada pangsanya masing-masing," ujar Andri saat ditemui di acara launching album perdana di MU Cafe, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Meski beberapa kendala sempat menimpa band ini untuk mengeluarkan full album, namun dengan menjagokan single hits Terhempas Mimpi yang juga menjadi soundtrack film FROM BANDUNG WITH LOVE beberapa tahun silam, band yang terbentuk Desember 2007 ini yakin kalau target market pecinta musik usia di bawah 30 tahun akan tercapai.
"Musik yang kami tawarkan beda. Itulah yang membuat kami yakin. Meski kita udah punya target market sendiri, namun tak menutup kemungkinan bagi pecinta musik di luar itu bisa menikmati apa yang kita bawa," tambah Andri.
Advertisement
Harapan pun disematkan Diary Band di album perdana ini. Tak muluk memang, justru kerendahan hati yang terpancar dari mereka yang notabene telah ikut mengantarkan sukses film yang dibintangi oleh Marsha Timothy dan Andrea Dian itu.
"Semoga kami bisa diterima di belantika musik Indonesia, kami akan terus berkarya dan memberi warna di sini," pungkas Andri.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kpl/ato/npy)
Advertisement
