Deddy Dores Perjuangkan Nasib Seniman Lewat 'SPAINDO'

Kapanlagi.com - Musisi pop senior Deddy Dores kembali beraksi. Kali ini pria yang tak pernah lepas dari kacamata ini membangkitkan kembali organisasi keartisan yang dulu bernama SPAI di tahun 2000 dan kini berubah menjadi SPAINDO.

SPAINDO (Suara Perjuangan Artis Indonesia) bertujuan untuk memperhatikan nasib para seniman. Karena menurut Deddy, selama ini kehidupan seniman termasuk dalam golongan masyarakat kelas tiga di bawah birokrat dan pengusaha. Dengan diganti nama serta pergantian beberapa pengurus SPAINDO diharapkan bisa lebih bermanfaat dan berbuat lebih baik untuk para seniman.

"Kita sering gonta-ganti kepengurusan SPAI akhirnya berubah menjadi SPAINDO," ujar Deddy di White & Rose Kafe, (30/5), sembari menyebut nama Erwin Makaenas, Ebet Kadarusman, Betharia Sonata, Happy Salma, dan Lia Nathalia sebagai muka-muka baru dalam jajaran kepengurusan.

SPAINDO sendiri tidak hanya melibatkan seniman musik saja, sebab lembaga ini kontekstualnya budaya. Jadi anggotanya bisa dari kalangan mana pun, dari dunia tari, teater, sinetron, film maupun olahraga.

"Bahkan sampai ke tingkat para birokrat yang memang punya kepedulian terhadap dunia kesenian. Bahkan penikmat seni yang punya kepedulian bisa menjadi anggota," jelas Deddy.

Ditambahkan oleh Deddy idealnya SPAINDO memiliki cabang di 33 propinsi.

"Sekarang ini baru dididirikan di tiga cabang, Bandung, NTT dan Jakarta. Sementara Surabaya dan beberapa propinsi lainnya masih dalam penjajakan".

Program-program yang akan dijalankan SPAINDO cakupannya tak sekedar mengentaskan pembajakan yang selama ini diusung oleh wadah organisasi sejenis. Tetapi bagaimana caranya pembajak tersebut lewat SPAINDO dapat dirangkul untuk bersatu dalam menciptakan iklim dunia musik indonesia yang sehat.

"Ajak mereka menjual produk kami dengan harga terjangkau tanpa harus membajak lagi"pungkas Deddy.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kl/wwn)

Rekomendasi
Trending