Dari Pikiran Random Jam 2 Pagi, Serafesya Tuangkan Lewat Single 'HEY'

Dari Pikiran Random Jam 2 Pagi, Serafesya Tuangkan Lewat Single 'HEY'
Serafesya - Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Penyanyi Serafesya kembali meramaikan industri musik Tanah Air dengan karya terbarunya. Ia secara resmi merilis single ketiga bertajuk HEY yang sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital. Lagu ini menjadi babak baru bagi karier bermusiknya setelah sebelumnya sukses merilis single "Rooftop" dan U Can Have Him.

"Aku suka lagu yang terdengar seperti pikiran random seseorang jam 2 pagi," ujar Serafesya, Senin (01/06/2026).

Dalam single terbarunya ini, Serafesya mengusung genre indie pop dan bedroom pop yang hangat. HEY menggambarkan perasaan suka, rasa penasaran, serta keinginan sederhana untuk tetap berada di dekat seseorang tanpa harus menggunakan kata-kata yang rumit.

Melalui lagu ini, ia ingin menangkap perasaan yang tak pernah benar-benar diucapkan secara langsung. Proses terciptanya lagu ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Serafesya mengaku telah menulis lirik HEY sejak dirinya masih berusia 15 tahun.

Berawal dari rekaman sederhana di fitur voice note ponselnya, lagu ini sempat tersimpan lama sebelum akhirnya diproduksi secara matang untuk dirilis secara resmi ke publik.

"Dan HEY kurang lebih lahir dari perasaan itu," ucap Serafesya.

1. Ringan Tapi Intens di Akhir

Secara musikalitas, HEY terdengar sangat ringan, personal, dan intim pada bagian awal. Namun, emosi pendengar akan dibawa menuju suasana yang lebih intens saat memasuki bagian bridge.

Aransemennya berubah menjadi lebih penuh dan emosional, memperlihatkan sisi lain dari rasa suka yang sebelumnya terdengar sangat playful dan santai. Liriknya sendiri menangkap detail-detail kecil yang sangat dekat dengan kehidupan remaja.

Mulai dari momen menonton film bersama, meminjam jaket seseorang, hingga harapan agar orang tersebut tidak pergi terlalu cepat. Serafesya berhasil mempertahankan nuansa raw yang membuat lagu ini terasa seperti potongan diary yang belum selesai ditulis.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

2. Bukan Sosok Baru

Serafesya sendiri bukan sosok baru di dunia seni suara dan pertunjukan. Selain aktif merilis karya orisinal, ia juga terlibat aktif dalam dunia musical theater serta berbagai kompetisi musik sejak usia muda.

Pengalaman teatrikal tersebut sangat membantu dirinya dalam membangun emosi dan kemampuan bercerita (storytelling) dalam setiap lagu. Visual untuk single "HEY" dikemas dengan atmosfer yang youthful dan dreamy.

Pemilihan warna-warna lembut yang menyerupai halaman scrapbook memberikan kesan sedikit nostalgik dan sangat dekat dengan keseharian pendengar muda. Single HEY sudah tersedia mulai 1 Juni 2026 di seluruh penyedia layanan musik digital favorit KLovers.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/far/ums)

Rekomendasi
Trending