Dari Michael Jackson Sampai John Lennon, Mati Karena Illuminati?

Sabtu, 15 Agustus 2015 13:22  | 

Michael Jackson



John Lennon - Michael Jackson ©instagram.com

Kapanlagi.com - Mungkin bagi beberapa dari kalian tak asing lagi dengan Illuminati. Yup, sebuah organisasi rahasia yang dikabarkan punya agenda untuk menguasai dunia.

Illuminati dihubungkan dengan beberapa konspirasi-konspirasi yang terjadi di dunia. Organisasi rahasia ini mengharuskan para anggotanya untuk melakukan pengorbanan berdarah sesuai dengan perintah guna menaikkan derajatnya di dalam kelompok ini.

Salah satunya dengan membunuh tokoh-tokoh dunia, yang mana para musisi juga terkait di dalamnya. Berikut musisi yang kematiannya dikorelasikan dengan organisasi rahasia berbahaya ini.

(ran/otx)

1. The King of Pop - Michael Jackson

Michael Jackson memang terkenal dengan musisi yang erat dengan kontroversi. Sampai-sampai kematiannya juga menjadi bahan perbincangan hangat yang dikaitkan dengan organisasi rahasia, Illuminati.

King of Pop berpulang pada 25 Juni 2009, sesaat sebelum konser yang direncanakan sebagai comeback yang di London. MJ pernah dianggap sebagai salah satu anggota dari Illuminati, sampi pada akhirnya ia melawan mereka dengan komentar-komentarnya di media.

Sebelum meninggal, Michael Jackson memberikan peringatan kepada kita semua bahwa Illuminati akan mengambil alih industri musik dunia. Dia juga mengungkapkan bahwa ada konspirasi untuk membunuh karakternya di mata publik dengan melabeli dia 'sakit jiwa' dan 'pedofilia'. La Toya Jackson, adik dari MJ mengatakan bahwa sebelum kematian saudara laki-lakinya tersebut sering kali ia menerima ancaman pembunuhan dari beberapa orang tak dikenal.

2. Kurt Cobain - Nirvana

Nyentriknya Kurt Cobain dikabarkan membuat tertarik Illuminati untuk memanfaatkannya. Organisasi rahasia ini ingin menggunakan Kurt sebagai alat pengontrol pikiran publik.

Wajar saja, karena saat itu Kurt Cobain menjadi pusat perhatian dari dengan segala aksi yang dibuatnya. Namun, semua terhambat oleh keengganan Kurt akan pamor yang dijanjikan.

Frontman Nirvana ini menjadi ancaman bagi Illuminati, jadi mereka merencanakan pembunuhan baginya. Ia mati karena sebuah luka tembakan pada 5 April 1994. Kematiannya dicap sebagai tindakan bunuh diri, namun banyak orang yang meragukan dan memperdebatkan hal ini.

3. Jim Morrison - The Doors

Semasa hidupnya Jim Morrison terpesona dengan hal-hal yang berhubungan dengan ilmu gaib. Banyak dari masyarakat yang percaya bahwa vokalis The Doors ini anggota dari Illuminati.

Kematiannya diyakini telah direncanakan oleh organisasi rahasia tersebut. Meski beberapa orang meyakini ia masih sehat dan hidup saat ini berkat berita palsu yang dibuat oleh Illuminati.

Morrison diduga meninggal karena serangan jantung pada tanggal 3 Juli 1971. Kematiannya tidak dilaporkan di media sampai tiga hari kemudian. Setelah kejadian tersebut, banyak orang menyatakan melihat sosok frontman The Doors ini di tempat-tempat kumuh di seluruh dunia.

4. Tupac Shakur

Siapa yang tak kenal dengan rapper ternama di era 90-an Tupac Shakur? Banyak kontroversi yang berkaitan dengan musisi yang punya tindik di bagian hidung ini.

Bisa dibilang benar bahwa Tupac Shakur menjual jiwanya kepada Illuminati. Sejalan dengan apa yang diungkapkannya pada publik tentang visi-visi dari Illuminati.

Banyak yang percaya bahwa kematian Tupac adalah sebuah pengorbanan dan cara untuk membuatnya bungkam mulutnya yang sering pamer kekuatan yang dimiliki Illuminati. Shakur tewas pada 13 September 1996.

5. Whitney Houston

Kematian dari penyanyi Whitney Houston masih menjadi perdebatan. Banyak yang mengaitkan dia adalah salah korban dari Illuminati.

Pada saat kematiannya, ia diduga sedang diikuti oleh anggota organisasi rahasia ini. Sebuah bukti terungkap dengan adanya kandungan candu dalam jenazahnya.

Sebab kematiannya yang beredar di publik adalah ia mati karena ketergantungannya pada obat-obatan terlarang. Whitney meninggal di sebuah hotel pada 11 Februari 2012, di usia 50 tahun.

6. The Beatles - John Lennon

Sangat bebas dan lugas dalam berkarya membuat John Lennon dianggap sebagai ancaman oleh beberapa orang berkuasa. Bahkan, INS (Departemen imigrasi dan naturalisasi Amerika Serikat) berusaha untuk mendeportasinya.

Lennon juga berada di bawah pengawasan FBI akibat lantangnya ia dalam berkarya. Gudang ide dari The Beatles ini sering berbicara menentang kejahatan industri.

Diyakini bahwa pembunuhnya, Mark David Chapman, berada di bawah kontrol Illuminati ketika dia mengeksekusi John Lennon. Gitaris ini ditembak mati oleh Mark David pada tahun 8 Desember 1980.

(ran/otx)