Creative Academy, 9 Finalis Go Ahead Challenge Ubah 'Tapi Jadi Bukti'

Jum'at, 26 Juli 2019 18:35


Go Ahead Challenge © Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Di era modern ini, banyak sekali wadah yang tersedia bagi para pelaku seni di industri kreatif untuk menyalurkan bakatnya. Seperti salah satunya kompetisi bertajuk Go Ahead Challenge yang tahun ini memasuki edisi kelima dengan mengusung tema 'Biar Tapi Jadi Bukti'.

Total ada 9 finalis yang terlibat dalam Creative Academy selama satu minggu, yakni 22 hingga 27 Juli 2019 mendatang di Studio 1212. Salah satu mentor dalam Go Ahead Challenge Creative Academy, Rekti Yuwono mengungkapkan adanya sesi diskusi dan mentoring ide, konsep karya serta rangkaian kegiatan lainnya bersama para finalis pada event tersebut.

"Selama satu minggu penuh para finalis dari passion field musik, visual art dan video/fotografi akan menggali inspirasi dari kami para mentor dan pelaku kreatif profesional lain yang terlibat di Go Ahead Challenge Creative Academy. Saya dan delapan mentor lainnya juga pemateri tamu lain terjun langsung untuk menyampaikan workshop, challenge serta mentoring agar para finalis dapat menjawab keraguan mereka dalam berkarya dan mengubah 'Tapi Jadi Bukti'," jelas sang vokalis band THE S.I.G.I.T.

Selama program Go Ahead Challenge Creative Academy berlangsung, para finalis diberi kebebasan untuk berdiskusi, mengembangkan diri dan eksplorasi karya bersama para mentor seperti Jason Ranti (musik), Gerald Situmorang (musik), Rekti Yoewono (musik), Anggun Priambodo (video/fotografi), Alain Goenawan (video/fotografi), Fanfani (video/fotografi), Sarkodit (visual art), Fluxcup (visual art) dan Muchlis Fahri 'Muklay' (visual art). Di samping para mentor, hadir pula para kurator yang berperan dalam proses seleksi ide dan karya, seperti Widi Puradiredja (musik), Lucky Kuswandi (video/fotografi) dan Naufal Abshar (visual art).

1. Kolaborasi Para Finalis

Para finalis dari passion field berbeda nantinya juga akan digabungkan dalam satu grup. Sehingga dari sembilan finalis, nantinya bakal terbentuk tiga grup gabungan (musik, video/fotografi dan visual art) yang masing-masing didampingi mentor dari passion field berbeda. Nantinya, tiap grup dituntut untuk mengembangkan ide menjadi sebuah karya kolaborasi yang lantas dipamerkan di gelaran Soundrenaline 2019. Hal tersebut dinilai dapat menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para finalis untuk menjawab keraguan mereka dalam proses eksplorasi dan kolaborasi karya.

"Ikut dan berhasil lolos sebagai finalis Go Ahead Challenge menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tantangan bagi saya. Karena kami diminta untuk berkolaborasi dengan finalis lain yang seharusnya menjadi pesaing kami. Namun melalui Go Ahead Challenge Creative Academy, ego kami dihilangkan dan wawasan kami semakin terbuka sehingga kata 'tapi' yang selama ini merupakan keraguan dalam berkarya dapat diubah menjadi sebuah bukti yaitu karya bersama," jelas Matt, salah satu finalis dari bidang fotografi yang berasal dari Ternate, Maluku.

2. Melawan Rasa Ragu

Keraguan adalah salah satu musuh terbesar dari para pelaku seni kreatif dalam menciptakan karya. Berawal dari rasa tidak PD, maka mereka tak berani menciptakan sebuah karya. Karena itu para mentor nantinya bakal mengobarkan semangat para finalis Go Ahead Challenge agar lebih berani dalam menunjukkan kreativitasnya.

"Pembuktian diri dalam berkarya itu ada pada makna yang terkandung di dalamnya. Bagaimana kita sebagai kreator mampu memberikan berbagai interpretasi dalam karya yang dapat dinikmati oleh publik dengan identitas yang kuat. Kami sebagai mentor dalam Go Ahead Challenge Creative Academy berperan untuk menyampaikan hal tersebut kepada para finalis sehingga mereka dapat menjawab apapun keraguan mereka melalui karya. Para mentor adalah fasilitator yang membantu mengarahkan mereka untuk membuka wawasan serta berjejaring sehingga mampu menjadikan Go Ahead Challenge lebih dari sekadar kompetisi kreatif namun juga stepping stone dan ruang pengembangan diri," ujar Muchlis Fahri 'Muklay' selaku mentor dari bidang visual art.

(kpl/aal/gtr)