'Cowabunga Deluxe' Sajama Cut Hadirkan Tujuh Kolaborator, Bawa Semangat Bertahan di Tengah Hidup yang Keras

Sajama Cut - Credit: Istimewa
Kapanlagi.com - Grup musik independen Sajama Cut resmi merilis Cowabunga Deluxe dalam format double compact disc (CD) dan digital melalui demajors. Edisi khusus ini memperluas materi Cowabunga dengan menggandeng tujuh musisi lintas generasi, di antaranya Alkateri, The Jansen, Sunwich, Patrivia, Eleanor Whisper, Water Heater, dan ASHN.
Di balik judul Cowabunga, Sajama Cut membawa cerita tentang semangat untuk tetap berjalan ketika kehidupan tidak selalu mudah. Marcel Thee menjelaskan, album tersebut menggambarkan karakter yang harus menghadapi kehidupan keras sambil berusaha mempertahankan sisi kemanusiaannya.
"Tapi lebih tentang gimana karakter-karakter di album ini memperjuangkan kemanusiaan mereka melawan semua penerapan itu. Jadi mereka menyemangati diri sendiri, itu istilahnya," ujar Marcel Thee saat ditemui di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Advertisement
Semangat tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam energi musik Cowabunga Deluxe yang dibuat lebih ramai lewat kolaborasi. Sajama Cut juga memasukkan Absolute Sadness, lagu yang ditulis dan direkam dalam sesi Cowabunga tetapi sebelumnya masih tersimpan di arsip.
"Ini benar-benar menunjukkan energi Cowabunga yang propulsif dan selebratif. Semakin ramai diteriakkan, akan semakin seru dan semakin terasa emosi dan kata-katanya," kata Marcel.
1. Hasil Kerja Bersama Para Kolaborator
Marcel mengaku senang dengan hasil kerja bersama para kolaborator. Menurutnya, setiap musisi memberikan pendekatan berbeda sehingga muncul kejutan yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh Sajama Cut.
"Kami merasa sangat terhormat dengan kesediaan teman-teman yang luar biasa ini untuk terlibat di album deluxe ini. Selalu ada kejutan dari apa yang mereka tambahkan, juga interpretasi yang sama sekali tidak kami duga," ucapnya.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Apresiasi Dari Para Kolaborator
Salah satu kolaborator, Patrivia, juga menyambut kesempatan tersebut dengan antusias karena sudah lama mengagumi Sajama Cut. Kolaborasi itu diharapkan bisa memberikan warna baru untuk pendengar melalui versi lagu yang dikerjakan.
"Luar biasa, kami semua senang. Kebetulan semua personel Patrivia memang ngefans dengan Sajama Cut. Semoga versi kami bisa menjadi warna lain bagi pendengar setia Sajama Cut," katanya.
Selain Patrivia, ASHN ikut menggarap ulang Debu-Debu Intan dengan pendekatan berbeda. Versi tersebut menjadi salah satu bagian dari materi kolaborasi yang melengkapi Cowabunga Deluxe.
"Di album yang seru Cowabunga, ada track mellow, ada track Debu-Debu Intan yang magis banget. It was an honor to do the ASHN version for the deluxe album," ucapnya.
Cowabunga Deluxe dirilis pada 11 September 2026 dan memuat 11 lagu, termasuk sejumlah versi kolaborasi serta materi lama yang sebelumnya belum dirilis. Sajama Cut juga dijadwalkan membawa format kolaborasi tersebut ke Synchronize Fest 2026 pada 17 Oktober mendatang.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/ums)
Advertisement
D Academy 8
- Fashion SelebritiPotret Seru Soimah di Dangdut Academy 8, Selfie Hingga Joget Bareng












































