CLOSE

Chandra Satria Rilis Trilogi 'Dan Bila Esok', Gandeng Sheila Majid & Titien Wattimena

Chandra Satria Rilis Trilogi 'Dan Bila Esok', Gandeng Sheila Majid & Titien Wattimena
Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Penyanyi Chandra Satria resmi meluncurkan proyek musik sinematik terbarunya bertajuk Dan Bila Esok. Peluncuran digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026). Karya ini berupa trilogi video musik yang merangkai tiga lagu menjadi satu cerita utuh. Tiga lagu tersebut adalah Saat Denganmu, Dan, dan Pilihan.

Proyek ini juga menggandeng sejumlah nama besar, mulai dari diva Malaysia Sheila Majid hingga penulis skenario Titien Wattimena. Bagi Chandra, musik tak pernah sekadar soal suara. Lewat Dan Bila Esok, ia ingin mempertemukan musik, karakter, dan cerita dalam satu rangkaian karya yang saling terhubung.

Chandra menyusun proyek ini sebagai bagian dari sebuah perjalanan cerita, lalu mengembangkannya ke dalam rangkaian video musik yang saling bersambung. Jadi, penonton tidak hanya mendengar tiga lagu terpisah, tetapi mengikuti satu alur yang berkesinambungan dari lagu pertama hingga terakhir.

1. Reuni Chandra Satria dan Sheila Majid

Trilogi dibuka lewat lagu Saat Denganmu. Lagu ini menjadi momen reuni Chandra dengan Sheila Majid, setelah keduanya berduet lewat lagu Ingatlah Diriku pada 2009.

Aransemennya digarap Tohpati, dengan orkestrasi dari Budapest Scoring Orchestra. Perpaduan itu menghadirkan nuansa musik yang megah sekaligus emosional.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Dua Lagu Lain dalam Trilogi

Lagu kedua, Dan, merupakan interpretasi Chandra atas karya ciptaan Eross Candra yang sebelumnya dikenal lewat Sheila on 7. Sementara lagu penutup, Pilihan, adalah karya ciptaan Dee Lestari dan Keenan.

Rangkaian ini juga mempertemukan nama-nama penulis lagu ternama, yakni Eross Candra dari Sheila on 7 serta Dee Lestari dan Keenan, sehingga karakter ketiga lagu terasa beragam namun tetap menyatu.

Setiap lagu ditempatkan sebagai bagian dari rangkaian yang memiliki pendekatan tersendiri, lalu disusun menjadi satu perjalanan cerita.

3. Digarap Bareng Titien Wattimena dan Agung Sentausa

Chandra mengaku angan-angan membuat sajian visual sinematik sudah lama tersimpan. Ide itu menguat setelah ia berkolaborasi dengan Sheila Majid dan Dewi Lestari. Ia lalu mengajak penulis skenario Titien Wattimena dan sutradara Agung Sentausa untuk berdiskusi. "Akhirnya nekat membuat trilogi ini," ujar Chandra.

Hasilnya, ketiga video musik disusun dalam struktur tiga babak layaknya film. Titien Wattimena merasa jumlah lagu yang ada sangat pas untuk dirancang dengan formula skenario film.

4. Bisa Ditonton di YouTube

Seluruh rangkaian video musik Dan Bila Esok sudah tersedia di kanal YouTube resmi Chandra Satria. Buat kamu penikmat musik sekaligus penggemar film, trilogi ini menjadi sajian yang menyatukan keduanya dalam satu karya.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/far/ums)

Rekomendasi

Trending