Catatan Menarik Bens Leo Tentang Perjalanan Musik Yockie Suryo Prayogo

Natanael Sepaya  |  Selasa, 06 Februari 2018 11:22
Catatan Menarik Bens Leo Tentang Perjalanan Musik Yockie Suryo Prayogo
Bens Leo © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Awal bulan Februari ini dunia musik Tanah Air kembali berduka setelah salah satu talenta emasnya, Yockie Suryo Prayogo menghembuskan napas terakhirnya. Begitu juga dengan Bens Leo yang sempat terkejut dengan berita kepergian musisi sekaligus komposer ternama itu.

"Sudah lama sekali. Seingat saya Oktober itu udah mulai sakit, dan masuk ke RS Omni. Dari sana keluar, sempat penyembuhan, terus masuk lagi di RS Pondok Indah Bintaro ini. Yang lucu itu rumah sakit ini kan baru, banyak yang bingung pada saat nanya ke saya, di RS Pondok Indah Bintaro. Jadi banyak yang nyasar ke sana. Mas Yockie memang termasuk pasien serius pertama di RS ini karena pas masuk sini, RS ini masih 5 bulan kalau enggak salah. Sempat kritis di sini," ujarnya, saat ditemui di Rumah Duka RSPI Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (5/2).

Bens Leo melihat kepulangan Jockie Suryo Prayogo sebagai kehilangan besar untuk dunia musik Tanah Air © KapanLagi.com/Bambang E. RosBens Leo melihat kepulangan Jockie Suryo Prayogo sebagai kehilangan besar untuk dunia musik Tanah Air © KapanLagi.com/Bambang E. Ros

Namun sebagai jurnalis, pengamat dan rekan musik, Bens Leo mencatat beberapa hal menarik dalam perjalanan Yockie Suryo Prayogo di industri hiburan Tanah Air. Bukan cuma berhasil membuat sederet album hits, Yockie Suryo Prayogo pun mampu menawarkan tatanan musik yang berbeda di masa ketika para penyanyi pop merajai industri musik Indonesia.

"Ada satu catatan yang menarik. Mas Yockie di industri musik Indonesia sangat berarti, karena dia menggarap album-album yang sangat terkenal, contohnya adalah BADAI PASTI BERLALU. Itu mas Yockie sama Erros Djarot sama teman-teman dr Pegangsaan menggarap album itu dan album itu sampai saat ini dianggap satu album yang long lasting ya, dikenal panjang sekali di musik Indonesia. BADAI PASTI BERLALU itu tahun 77, tahun 76 punya solo album judulnya JURANG PEMISAH. JURANG PEMISAH ini album yang bagus banget, karena pada saat itu yang terkenal itu banyak. Rinto Harahap, para musisi-musisi pop, katakanlah dengan penyanyi-penyanyi kayak Betharia Sonata, tapi Yockie memvuat sesuatu yang beda. Yang tidak kalah penting tahun 77 dia membuat aransemen lagu pop yang sangat bagus, sampe sekarang yang dikenal adalah Lilin-Lilin Kecil, dan itu aransemen Yockie dan itu ada pada lomba Cipta Lagu Remaja Prambors tahun 77," lanjutnya.

Bukan cuma soal menciptakan lagu yang bagus, Jockie Suryo menawarkan adanya interaksi rasa dalam lagu-lagunya © KapanLagi.com/Budy SantosoBukan cuma soal menciptakan lagu yang bagus, Jockie Suryo menawarkan adanya interaksi rasa dalam lagu-lagunya © KapanLagi.com/Budy Santoso

Tak hanya itu saja, Bens Leo juga mencatat bagaimana mantan personel God Bless itu menggelar sebuah pagelaran musik rock dengan orchestra yang pertama kali. Mengingat pengaruh besar yang diberikan, kepergian Yockie Suryo Prayogo dinilai sebagai kehilangan terbesar bagi blantika musik Tanah Air.

"Setelah sukses itu semakin ke sini karya-karya dia bagus sekali. Dia juga pernah menggarap musik saya adalah saya. Sebuah pagelaran rock dengan orkestra yang pertama kali. Saya lupa tahun berapa. Nanti cari di Google. Musik saya adalah, saya itu menunjukkan bahwa Yockie mencari pengakuan, inilah karya saya yang harus diapresiasi. Musik rock dan orkestra Itulah tonggak sejarah dalam industri musik kita, di mana Yockie perannya besar sekali," pungkasnya.

(kpl/aal/ntn)


Lihat Arsip Musik

- - -