Black Sabbath Segera Bersatu Kembali

Kapanlagi.com - Ada berita baru bagi para fans kelompok musik Black Sabbath, pasalnya sang pentolan grup tersebut, Ozzy Osbourne dikabarkan ingin kembali berkarier bersama di grup yang telah ditinggalkannya itu. Grup yang terdiri dari Tony Iommi (gitaris), Bill Ward (drum) dan Geezer Butler (bass) ini akan memiliki energi baru dan tentunya akan kembali produktif.

Keinginan untuk bergabung tersebut dikemukan oleh Tony Iommi yang tentu disambut antuasias setelah bertahun-tahun Black Sabbath seperti ditelan bumi. Terakhir kali mereka tergabung dalam satu grup ketika merekam album `Never Say Die` pada tahun 1978 silam. Setelah itu Ozzy meninggalkan Black Sabbath dengan bersolo karir dan meluncurkan album tunggal termasuk menulis lagu.

Tommy mengatakan keinginan Ozzy untuk bergabung kembali itu hanya berselang 4 hari sebelum mereka merekam album di Toronto (Kanada).

"Ozzy ingin kembali dan bergabung kembali dengan grup, kami tentu saja menginginkan dirinya kembali," tegas Tommy.

"Kami bekerja mulai pukul 10 dan sorenya masuk dapur rekaman, situasi yang sungguh sulit karena tidak cukupnya waktu yang ada. Kami pergi mencipta lagu dan malamnya merekamnya,' papar Tommy.

Para anggota Balck Sabbath sendiri baru bereuni kembali tahun ini difestival `Ozzfest` dan kemudian mereka menjadi berita utama di Coors Amphitheatre.

"Kami sama-sama tahu bahwa sudah cukup lama kami tidak berkumpul dan itu merupakan kenyataan," jelas Tommy.

Ozzy Osbourne sendiri saat ini meraih kepopuleranya sendiri dengan membawa acara di talk show stasiun MTV berjudul `The Osbournes` bersama istri dan anak-anaknya.

Sebelum bernama Black Sabbath, mereka merupakan kelompok musik yang pertama kali pertama dimulai di the Gretna Tavern, Carlisle apda September 1968 dengan pemain Ozzy Osbourne, Tony Iommi, Geezer Butler dan Bill Ward.

Setelah meninggalkan Carlisle pada 1969, baruhlah kelompok musik itu dinamai Black Sabbath.

Black Sabbath banyak ditulis dalam buku-buku dengan memusatkan perhatian pada Ozzy Osbourne baik dari sisi buruk maupun baiknya. Salah satu buku mengenai Black Sabbath berjudul `How Black Was Our Sabbath` yang diterbitkan oleh Sidgwick & Jackson dengan harga £16.99.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(jak/dar)

Rekomendasi
Trending