Besar di Era 2000-an? Pastinya Kalian Harus Kenal Band-Band Ini

Rabu, 22 Oktober 2014 10:01  | 

J-Rocks



Band Indonesia era 2000-an Sumber foto: Istimewa


Kapanlagi.com - Perkembangan musik Indonesia sudah mulai menggeliat sejak awal 60an. Bahkan pada masa tersebut, sudah banyak menghasilkan musisi-musisi handal dan legenda.

Beberapa diantaranya adalah, Koes Plus, Titiek Puspa, God Bless, Duo Kribo, Fariz RM, Ebiet G Ade, Ucok AKA, dan banyak lainnya. Tentunya mereka ini memberikan sumbangsih bagi perkembangan musik Indonesia di generasi berikutnya.

Hal ini terbukti, dengan banyaknya musisi-musisi baru dengan kualitas mumpuni di era 90an yang bermunculan. Seperti Slank, Dewa 19, Sheila On 7, Gigi, dan banyak lainnya. Adanya geliat tersebut, semakin membuat industri musik Indonesia disegani oleh negara Asia lainnya, terutama Malaysia.

Bahkan roda perkembangan musik di Indonesia semakin pesat ketika memasuki era milenium. Bahkan sudah bisa dikatakan musik Indonesia menjadi tuan rumah di negaranya sendiri.

Pencapaian tersebut tentunya berasal dari para musisi-musisi pekerja keras yang berhasil membuat karya-karya berkualitas. Berikut akan diulas musisi Indonesia yang tak boleh kalian lewatkan di era awal 2000an. (kpl/fnd)

1. Nidji

Mendengar nama Nidji, pastinya kalian langsung terpintas sosok Giring dan aksinya yang atraktif. Selain itu, juga musik-musik mereka yang sangat berwarna dan begitu up beat.

Sejak merilis debut albumnya BREAKTHRU' di 2006 silam, nama Nidji semakin eksis menghiasi berbagai panggung musik Indonesia. Bahkan, banyak lagu-lagu mereka di album ini yang selalu sukses merajai chart-chrat musik Indonesia.

Dengar saja lagu mereka seperti, Hapus Aku, Disco Lazy Time, dan Child yang benar-benar mudah untuk diingat di kepala kita karena keunikannya. Nama mereka pun semakin bersinar, ketika merilis album TOP UP, yang nge-hits dengan single macam, Arti Sahabat, Biarlah, Shadow, dan Jangan Lupakan.

Apalagi saat Giring cs dipercaya mengisi beberapa soundtrack film seperti, LASKAR PELANGI, SANG PENCERAH dan 5CM. Yang terbaru, band ini mengisi lagu di film aksi Indonesia terbaru, STREET SOCIETY dengan lagu berjudul, Secepat Kilat.

2. Peterpan (Kini NOAH)

Tak mungkin kalian tak mengenal band satu ini, Peterpan, yang kini menjadi NOAH. sejak merilis album TAMAN LANGIT pada 2003 silam, Ariel cs semakin memantapkan diri dalam menapaki sukses di belantika musik Indonesia.

Tengok saja lagu-lagu hits mereka, seperti Sahabat, Topeng, Mimpi Yang Sempurna dan Aku dan Bintang yang ering wara-wiri di berbagai chart musik Indonesia. Lewat album tersebut, Peterpan juga mencetak Rekor MURI pertamanya, dengan melakukan konser keliling Indonesia dalam 24 jam.

Album-album selanjutnya pun menjadi pembuktian band ini, bahwa mereka memang layak disandingkan menjadi salah satu band yang patut diperhitungkan pada saat ini. Bahkan pada 2005, Peterpan dipercaya untuk mengisi soundtrack film ALEXANDRIA dengan lagu hits-nya, Tak Bisakah dan Langit Mendengar.

Sayangnya, karena adanya perbedaan visi dan misi di antara para personel, Andika dan Indra, akhirnya resmi keluar dari Peterpan pada penghujung 2006 silam. Yang kemudian, disusul dengan penggantian nama Peterpan menjadi NOAH di 2012, namun tetap saja, tidak menghilangkan kilau dari band ini hingga sekarang.

3. Superman Is Dead

Kalau kamu penggemar musik rock Indonesia, pastinya nama Superman Is Dead begitu tak asing di telinga kalian. Trio rock asal Bali ini, mulai membuat 'rusuh' industri musik Indonesia, saat merilis debut album pertama mereka, KUTA ROCK CITY di tahun 2003 silam.

Lewat album ini, nama mereka semakin diperbincangkan di kancah musik Indonesia, melalui lagu-lagunya seperti, Kuta Rock City, All Angels Cry dan Punk Hari Ini. Bahkan, lambat laun fanbase mereka menjadi salah satu yang terbesar di negeri ini.

Total, sudah tujuh buah album yang mereka hasilkan selama berkarir di industri musik Indonesia, dengan album terakhir berjudul SUNSET DI TANAH ANARKI (2014). Bahkan pada 2009 silam, saat merilis album ANGELS AND THE OUTSIDERS, S.I.D menjadi satu-satunya band Indonesia yang berhasil tampil dalam event Warped Tour di Amerika.

4. Kotak

Kotak terbentuk dari ajang pencarian bakat pada 2004 silam. Pergantian personil pun telah dilalui oleh band ini, yang akhirnya menyisakan, Tantri, Cella dan Chua.

Debut Kotak dimulai, saat lagu mereka yang berjudul Hilang dan Terbang, melejit di berbagai chart-chart musik lokal pada 2005 silam. Nama band ini semakin bersinar, ketika merilis album ENERGI di tahun 2009 dengan hits-nya seperti Pelan - Pelan Saja, Selalu Cinta dan Cinta Jangan Pergi.

Kemudian Kotak dipercaya mengisi soundtrack film TENDANGAN DARI LANGIT di 2011. Bahkan, band ini juga sempat melakukan kolaborasi dengan Simple Plan melalui lagu Jet Lag di 2012 kemarin. Untuk album teranyarnya, Kotak baru saja merilis NEVER DIES pada bulan Maret ini.

5. J-Rocks

Band yang dibentuk pada 9 November 2003 ini, benar-benar membawa angin segar pada industri musik Indonesia kala itu. Kuartet rock ini, sukses meramu musik Japan rock, pop, british menjadi sesuatu yang baru bagi penikmat musik Indonesia.

Lewat debut album TOPENG SAHABAT, J-Rocks berhasil mencuri perhatian publik Indonesia dengan lagu-lagunya seperti, Lepaskan Diriku, Ceria, Topeng Sahabat dan Into The Silent. Tak lama setelah itu, band ini juga dipercaya untuk mengisi soundtrack DEALOVA dengan lagunya, Serba Salah.

Mungkin salah satu pencapaian terbesar yang pernah diraih oleh J-Rocks adalah, saat mereka melakukan rekaman di studio legendaris Inggris, Abbey Road. Proses rekaman itu berlangsung pada 2009 silam, dan dirangkum dalam sebuah album berjudul ROAD TO ABBEY.

Untuk album teranyarnya, band ini bekerja sama dengan Nescafe, merilis album berjudul J-ROCKS NESCAFE JOURNEY pada 2013 kemarin. Yang di dalamnya berisi kumpulan lagu-lagu terbaik mereka seperti, Lepaskan Diriku, Fallin In Love dan Kau Curi Lagi.

6. Bondan Prakoso & Fade 2 Black

Grup band yang dimotori oleh Bondan Prakoso ini, sukses memberikan warna baru di industri musik Indonesia, dengan gaya bermusik mereka yang unik. Band ini meramu genre rap, rock dan funk dalam proses kreatif dalam membuat lagu.

Yang akhirnya, dibuktikan dengan suksesnya debut album mereka, RESPECT di 2005 silam. Lewat album tersebut, melahirkan hits single seperti, Bunga, Please Dong Ah! dan Hidup Berawal Dari Mimpi.

Kesuksesan mereka pun semakin menanjak, ketika lagu Keroncong Protol berhasil menduduki chart-chart musik Indonesia dan berhasil menyabet penghargaan AMI 2008. Hal ini dikarenakan, kekreatifan mereka dalam memadukan musik keroncong dengan rock.

Sayangnya, setelah merilis album keempatnya, RESPECT & UNITY FOR ALL pada 2012 silam, akhirnya band ini memutuskan untuk bubar. Meskipun begitu, karya mereka telah mampu menjadi sumbangsih tersendiri dalam perkembangan musik Indonesia saat ini.

 

 

 

 

 

(kpl/fnd)