Bersama Para Bikers, Ruri Repvblik Sosialisasikan Safety Riding

Senin, 15 April 2019 17:22  | 

Ruri Repvblik



Ruri Repvblik © Kapanlagi/Budy Santoso





Kapanlagi.com - Saat ini, angka kejadian dan dan korban kecelakaan yang diakibatkan kecelakaan masih cenderung tinggi. Kebanyakan, faktor penyebabnya adalah rendahnya kedisiplinan dalam mengendarai kendaraan. Grup band Repvblik mengajak pengguna jalan di lalu lintas tertib dalam berkendara.

Ruri dan kawan-kawan beserta founder #DengarYangMuda yang juga Staf Khusus Presiden RI, Diaz Hendropriyono dan juga 300 bikers (pengendara) dari berbagai komunitas motor gede (moge) Indonesia, belum lama ini mengelar #RoadSafetyForBikeLovers.

 

 

1. Ajak Tertib Berkendara

Vokalis Repvblik itu menilai sosialisasi safety riding yang dibuka dengan Sunday morning ride (Sunmori) sekaligus mengajak pengguna jalan di lalu lintas tertib dalam berkendara. Apalagi, dia sebagau pengguna motor mengaku sudah melakukan safety riding ketika mulai berkendara menggunakan motor matic kesayangannya dan sudah diterapkan sejak usia 17 tahun saat mulai memiliki SIM C (motor).

"Tapi sayang ya, masih saja banyak yang belum sadar berkendara dengan baik seperti tak pakai helm, masih suka kebut-kebutan asal, dan lainnya. Saya memang tak suka ngebut karena tahu risikonya, apalagi keluarga menunggu di rumah. Tapi di Bogor juga sulit ngebut, karena banyak macet," ucap Ruri, Minggu (14/4).

2. Dukung Penuh

Di tempat terpisah, Diaz Hendropriyono sangat mendukung penuh event semacam ini. Dari data yang diterima, tingkat kecelakaan di jalan raya per-tahun mencapai 100.000 lebih dan pengguna motor mencapai 70 persennya yang rata-rata dikendarai kalangan anak muda. Per hari terjadi 73 kecelakaan dengan 3-4 orang per jam.

"Tentu kita sangat peduli karena kecelakaan ini menjadi ancaman khususnya milenial sebagai tulang punggung masa depan Indonesia. Jangan biarkan mereka jadi korban lalu lintas kendaraan bermotor karena minimnya informasi yang didapat. Contohnya saja saat di lampu merah. Kita harus mampu bisa menunggu dan tertib, jangan main asal terobos dan jalan saja. Mari contoh tertib lalu lintas seperti di luar negeri yang sudah sadar akan road safety,” ungkap Diaz.

(kpl/aal/frs)