Bens Leo: Lagu Bertema Nasionalisme Masih Kurang

Darmadi Sasongko  |  Kamis, 28 Mei 2009 08:16


  • Bens Leo: Lagu Bertema Nasionalisme Masih Kurang
    Bens Leo
Kapanlagi.com - Banyak bermunculan grup musik baru dengan aliran musik yang bermacam-macam. Namun yang membawakan lagu-lagu bertema nasionalisme, menurut pengamat musik Bens Leo masih sangat kurang. Padahal menurutnya lagu bertema nasionalisme dan patriotik memiliki nilai jual yang selalu tinggi dan bisa bertahan.

"Sekarang lebih banyak bertema cinta dan terkadang aliran musiknya saling meniru," katanya saat menghadiri peluncuran album perdana grup musik Hunian di Planet Hollywood, Jakarta, Rabu (27/5).

Bens mengatakan, pengalaman masa lalu musisi Gombloh (almarhum) hingga kini terus dikenang karena lagunya bertema patriotik dan sangat membangkitkan nasionalisme. Begitu juga seperti lagu Bendera dari grup musik Cokelat beberapa waktu lalu sangat hits dan akan terus dikenang karena selalu relevan.

Dengan demikian, kehadiran grup musik baru tersebut selain ikut meramaikan blantika musik Indonesia juga harus kreatif untuk mencari sesuatu yang lain dari yang lain. Sehingga kehadiran grup-grup musik itu, tidak timbul tenggelam dalam waktu sesaat namun bisa dikenang terus.

Menurut dia, kehadiran grup musik baru beraliran pop rock seperti Hunian merupakan sesuatu yang berbeda dari yang lain, karena selain lagu-lagu pada album perdana bertema cinta, ada juga lagu yang bertema nasionalisme dan membangun patriotisme berjudul Jayalah Indonesiaku.

"Saya yakin grup musik ini akan memiliki karakter yang kuat, karena lain dari pada yang lain," katanya.

Satu kelompok musik pendatang baru di blantika musik Indonesia Hunian meluncurkan album perdananya dengan judul album UNTUKMU.

Grup band dengan lima personel yang dimotori oleh Banyu (vokalis dan gitar), bersama Angger (Bas), Ari (keyboard), Raky (drum) dan Bajink (lead gitar), ingin memberikan sajian lagu-lagu yang khas bertema cinta dan nasionalismenya.

"Kami ingin berbeda dengan grup musik lainnya dengan karakter tersendiri," tegas Banyu.