Barasuara Rilis 'Sementara', Lagu tentang Ikhlas Saat Hidup Tak Sesuai Rencana
Barasuara foto bersama © dok. Barasuara
Kapanlagi.com - Barasuara kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk “Sementara” yang resmi dirilis pada 10 Juli 2026. Lagu ini menjadi rilisan perdana mereka setelah album ketiga Jalaran Sadrah yang meluncur pada pertengahan 2024.
Ditulis oleh Iga Massardi, “Sementara” mengangkat tema tentang menerima kenyataan ketika rencana hidup tidak berjalan seperti yang diharapkan. Lagu ini membawa pesan bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses menuju kemungkinan lain.
"'Sementara' itu secara lirik intinya adalah kita selalu punya rencana, keinginan, cita-cita atau apa pun itu. Tapi kadang itu enggak berjalan sesuai yang kita harapkan. Kita mengalami kegagalan atau apa pun itu di tengah jalan," ujar Iga Massardi saat ditemui di Jakarta, Jumat (10/07/2026).
"Tapi sebetulnya, kegagalan itu tanpa kita sadari di saat terjadi, itu membuka jalan lain yang kita juga belum tahu itu apa. Intinya tentang itu: mengikhlaskan apa yang terjadi di saat itu, dan berharap sambil berusaha untuk menemukan akhir atau jalan yang lebih baik dari apa yang kita rencanakan," sambungnya.
Advertisement
1. Tentang Proses Menerima
Asteriska turut menjelaskan bahwa lagu ini menggambarkan fase penerimaan yang dialami seseorang setelah menghadapi kenyataan yang tidak sesuai harapan.
"Penerimaan adalah tahapan akhir dalam proses emosional seseorang setelah harapan yang pupus atau kehilangan. Pada akhirnya manusia mampu merelakan meski butuh waktu. Lagu ini mengajak pendengar untuk percaya bahwa dari duka dan runtuhnya ekspektasi bisa muncul harapan atau kekuatan baru. Bukan penghapusan rasa, melainkan cara baru untuk melangkah," tutur Asteriska.
(Deswa Dangdut Academy meninggal dunia, wafat usai berjuang lawan sakit.)
2. Digarap dari Ide Lama
Meski baru dirilis tahun ini, Iga mengungkapkan bahwa cikal bakal lagu “Sementara” sudah ada sejak 2022. Proses pengembangannya baru dilakukan secara serius pada awal 2026 saat Barasuara mulai menyiapkan materi baru.
"Saat pertama kali dengar, langsung merasa lagu ini catchy banget. Secara lirik, nada dan melodi lebih matang dan dewasa. Musiknya simpel tapi dalam," kata Puti Chitara.
3. Proses Produksi Lebih Cepat
Gerald Situmorang menyebut pengerjaan lagu ini berlangsung lebih singkat dibanding karya Barasuara sebelumnya. Proses rekaman diselesaikan dalam hitungan bulan sebelum masuk tahap akhir.
"Kalau zaman dulu, Barasuara bisa berbulan-bulan untuk mengerjakan satu lagu," ungkap Gerald Situmorang.
4. Fokus pada Proses Berkarya
Memasuki tahun ke-14 berkarya, Barasuara mengaku kini lebih menikmati proses dalam bermusik dibanding mengejar popularitas. Mereka percaya setiap karya akan menemukan pendengarnya sendiri.
"Kami selalu balik ke alasan pertama Barasuara dibikin. Kalau lagunya viral, kami anggap itu sebagai bonus dari kerja keras. Tapi kalau itu enggak terjadi, kami cuma berharap lagunya akan menemukan tempatnya sendiri, entah kapan itu. Kalau memang belum berhasil, kami tidak menganggap itu sebuah kegagalan. Itu proses saja," pungkas Iga Massardi.
(Nycta Gina panen kritikan dari netizen karena postingan Instagram Story-nya.)
(kpl/far/phi)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Duet Azzio-Rama Raih 3 SO di D'Academy 8 Meski Melly Lee Absen
