Asal Usul Nama Sweet Martabak, Berkah Sekaligus Musibah

Wulan Noviarina  |  Sabtu, 10 Oktober 2015 18:22
Asal Usul Nama Sweet Martabak, Berkah Sekaligus Musibah
Sweet Martabak ©KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya
Kapanlagi.com - Para fans musik rap di Indonesia pasti sudah tak asing lagi dengan nama Sweet Martabak. Tak sedikit pula yang penasaran, kenapa sih kok dikasih nama seperti cemilan yang menggugah selera itu?

Saat berkunjung ke kantor KapanLagi.com® belum lama ini Sweet Martabak pun membeberkan alasan di balik pemilihan nama itu. Ia menyebut nama grupnya ini sebagai berkah sekaligus musibah bagi mereka. Kenapa?

"Itu berkah sekaligus musibah buat kami. Dulu gue sama Ferry namanya The Rebel. Kebetulan di pesta rap itu kami sebagai finalis. Tapi kami ngerasa nama The Rebel gak berkah karena gak pernah menang. Sampai akhirnya di final pesta rap ketemu Black Skin di Balai Sarbini. Nah di situ justru kami menang. Dari situ kami mikir harus selametan dan ganti nama. Akhirnya kami ganti nama Sweet Martabak," ujar John.

"Gue sama Ferry memang suka sama martabak. Nah pas mau rekaman itu produser nyari The Rebel tapi gak ada, jadi kami gak ikutan di pesta rap 1. Kami komplain ke produsernya kenapa kami gak diikutkan di rekaman pertama. Ternyata karena kami ganti nama jadinya produser bingung cari kami. Akhirnya ikut di pesta rap 2," kenangnya.

Kini, Sweet Martabak tak lagi digawangi John dan Ferry dan berganti personil jadi John dengan Raymond. Ferry lebih banyak ada di belakang layar, jadi produser dan manajer Sweet Martabak yang disebut John sebagai jilid dua.

Sweet Martabak anggap nama mereka berkah sekaligus musibah. ©KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaSweet Martabak anggap nama mereka berkah sekaligus musibah. ©KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya


Meski demikian John tak menyangkal kalau sekarang dirinya dan Raymond pun lebih banyak ada di balik layar. Salah satu alasannya adalah karena urusan fisik yang sudah tidak sekuat dulu kala mereka masih muda.

"Iya sih berasa juga. Kalau perform lagu kedua atau empat udah berasa. Apalagi di panggung gak bisa diem aja, harus gerak. Selesai ngerap tuh langsung kecapean," ujar Raymond.

"Itu sih hal yang gw pikir saat dapet tawaran manggung. Udah gak pernah olahraga, jadi cepet capek. Beda ya rap sama nyanyi biasa. Saya sempat ngobrol sama penyanyi. Dia enak kalau capek bisa kasih mic ke penonton trus nyanyi bareng. Nah kalau kita kam gak bisa, paling pas chorus doang," pungkas John.

Yang Ini Juga Tak Kalah Hot!!!

Lama Tak Perform, Sweet Martabak Sempat Dianggap Bubar

Sweet Martabak, Neo & Iwa K Buktikan Hip-Hop 90's Masih Hidup

Bukan Bubar, Sweet Martabak Datang Lagi Dengan Versi Baru

Ngeri, NTRL Ingin Lebih Semangat Dengan 'Sakit Jiwa'

Duet Maut Paundrakarna-Ade Andrini Siap Ramaikan Musik Indonesia

(kpl/pur/phi)



Lihat Arsip Musik

- - -