Ambil Seribu Hikmah Kurt Cobain, Dul Semangat Belajar Grunge
Dul © KapanLagi.com
Kapanlagi.com - Putra bungsu musisi Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani atau yang biasa disapa Dul, tampaknya semakin serius untuk menggeluti dunia musik. Apalagi, genre musik Dul sangat berbeda dengan sang ayah maupun dua kakak lainnya. Bersama grup musiknya, Backdoor, Dul memilih genre grunge sebagai identitas musiknya.
Saat ditemui di acara diskusi Rockotor Movement, di studio Rossi Musik, Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis malam (4/6/2015). Adik kandung Al Ghazali ini menilai, sudah saatnya grunge di Indonesia harus bangkit.
"Bagus (diskusi Rockotor Movement) nanti akan berdampak juga pada industri musik. Semoga akan banyak agenda seperti ini," kata Dul.
Pada diskusi ini, ada pemutaran film dokumenter terbaru tentang Kurt Cobain, Montage Of Heck. Film ini menampilkan cuplikan keseharian Cobain yang tak pernah di-publish sebelumnya.
Advertisement
Dul ceritakan perkembangan scene musik grunge © KapanLagi.comDul yang juga menjadi penggemar berat dari Cobain, mengaku langsung terkesima setelah melihat film yang diproduseri putri Kurt Cobain, Frances Bean Cobain ini. Film yang menampilkan cuplikan video dari masa kanak-kanak Cobain, masa remaja, hingga menjadi pentolan grup musik Nirvana.
"Banyak hikmah yang gue ambil dari film ini. Gue penggemar Kurt Cobain, dan dia lah yang membuat saya bikin band," ujarnya pada KapanLagi.com®
Anak ketiga dari pasangan musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty ini melihat grunge merupakan seni baginya. Genre apapun, lanjut Dul, adalah ekspresi hati dari pemusiknya. Walaupun terkesan urakan, musik grunge bukan berarti pergerakan untuk memberontak.
"Grunge adalah seni, tempat mengekspresikan isi hati. Pemberontak bukan berarti grunge, The Beatles juga John Lennon memberontak musiknya. Tapi gue suka musik grunge," pungkasnya.
(kpl/far/otx)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8
