CLOSE

Akbvr Nayo Tuangkan Perjalanan Tujuh Tahun dalam Album 'Septima'

Akbvr Nayo Tuangkan Perjalanan Tujuh Tahun dalam Album 'Septima'
Akbvr Nayo - Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Ada perjalanan yang sulit diceritakan hanya lewat kata-kata. Bagi Akbvr Nayo, tujuh tahun terakhir justru menemukan bentuknya lewat musik. Berbagai pengalaman tentang cinta, kehilangan, harapan, luka, hingga kenangan dirangkum dalam album terbaru bertajuk Septima.

Dirilis pada 25 September 2026, Septima berisi tujuh lagu yang merepresentasikan tujuh fase emosi berbeda. Album ini bukan sekadar kumpulan lagu, tetapi menjadi catatan perjalanan Akbvr Nayo sejak 2019 hingga 2026 yang dirangkai dalam sebuah cerita dari awal sampai akhir. "Nama Septima diambil dari istilah musik seventh interval, atau interval ketujuh," kata Akbvr.

1. Konsep Lagu dalam Album

Konsep tersebut kemudian menjadi dasar album ini, mulai dari tujuh tahun perjalanan, tujuh lagu, hingga September yang dipilih sebagai waktu kelahiran karya tersebut. Cerita dibuka lewat Edelweiss yang menggambarkan cinta murni dan langka. Perjalanan kemudian berlanjut ke Izinkanku Bersamanya, ketika rasa kagum mulai berubah menjadi keinginan untuk membangun masa depan bersama.

Namun, cerita tidak berhenti di fase bahagia. Khianat membawa pendengar pada runtuhnya kepercayaan, sementara Kehilanganmu menggambarkan perpisahan yang akhirnya harus diterima. Setelah kehilangan, masih ada harapan yang tersisa lewat Pulanglah Kepadaku. Kemudian Rinduku Salah menjadi ruang untuk penyesalan dan kesadaran bahwa tidak semua rasa rindu harus diperjuangkan.

Perjalanan tersebut akhirnya sampai pada Luka Perih, sebuah fase ketika seseorang mulai menerima keadaan sekaligus menyimpan kenangan yang pernah ada. Dari tujuh lagu yang ada, Izinkanku Bersamanya menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian cerita Septima. Lagu ciptaan Zainal Abidin dan Hadi Ismail ini berada pada fase ketika kekaguman mulai tumbuh menjadi harapan untuk bisa berjalan bersama seseorang.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Video Musik yang Intim

Cerita lagu tersebut kemudian divisualisasikan melalui video musik yang mengambil lokasi di Kawah Sikidang, Dieng, Jawa Tengah. Menariknya, proses pengambilan gambar dilakukan menggunakan kamera iPhone sehingga menghasilkan visual yang lebih intim, natural, dan terasa dekat.

Pemilihan Kawah Sikidang juga memperkuat suasana perjalanan lagu. Lanskap vulkanik yang luas dan sunyi menjadi latar bagi cerita tentang sebuah harapan yang masih terbuka. Lewat perpaduan musik dan visual tersebut, Akbvr Nayo mencoba menghadirkan sisi lain dari Septima kepada pendengar.

Pada akhirnya, Septima menjadi gambaran tentang perjalanan manusia ketika berhadapan dengan cinta dan kehilangan. Izinkanku Bersamanya berada di titik ketika harapan masih terasa mungkin, sebelum cerita bergerak menuju fase kehilangan, penyesalan, hingga penerimaan.

Album Septima dan lagu Izinkanku Bersamanya mulai dapat dinikmati pada 25 September 2026 melalui berbagai platform musik digital. Video musiknya juga tersedia di kanal YouTube Akbvr Nayo & Berkah Music Record.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/far/ums)

Rekomendasi

Trending