Ahmad Dhani: Dangdut Modern Punya Potensi 'Go Internasional'

Kapanlagi.com - Ahmad Dhani, pentolan Grup Dewa, mengatakan bahwa musik dangdut sebenarnya memiliki potensi besar untuk lebih populer dan masuk pasar dunia (go internasional) kalau dikemas secara modern.

"Musik dangdut yang dikemas secara tradisional susah mendapatkan pasar karena sekarang jamannya kosmopolitan," katanya saat jumpa pers kompetisi menyanyi Rock n Dut Sprite D`Plong di Yogyakarta, Sabtu (4/8).

Pria kelahiran Jakarta 26 Mei 1972 itu mengatakan musik dangdut di Indonesia terlalu menunjukkan ketradisionalannya, padahal sebenarnya banyak lagu-lagu barat yang berdasar aliran dangdut. Karena lagu-lagu barat itu dinyanyikan oleh wajah-wajah internasional dan beat-nya modern, maka lagu-lagu tersebut terlihat bagus dan dikonsumsi oleh masyarakat dunia.

"Kalau saya nggak ada di Dewa, saya akan bekerja sama dengan Inul untuk membuat musik dangdut yang dikemas modern," katanya.

Menurut dia, kemampuan Inul Daratista sebagai penyanyi tidak ada duanya di dunia, tetapi sayangnya tidak dikemas dengan baik.

"Kalau dangdut yang sekarang bisa berevolusi menjadi genre dangdut yang lebih modern, pasti bisa go internasional," kata suami Maia Ahmad itu.

Salah satu contoh inovasi musik dangdut adalah munculnya musik rock n dut (rock dan dangdut). Jenis musik ini memang tergolong baru, tetapi ke depannya memiliki peluang besar menjadi genre yang menjanjikan bagi pasar musik.

Audisi Sprite D`Plong dilaksanakan di 15 kota di Indonesia dengan tema lagu berjudul BEBASKAN yang diciptakan dan diaransemen oleh Ahmad Dhani

(Deswa Dangdut Academy meninggal dunia, wafat usai berjuang lawan sakit.)

(*/boo)

Rekomendasi

Trending