Diterbitkan:
Namun keputusan Adi meninggalkan Naff itu dinilai sudah tepat. Menurutnya, selama 11 tahun bersama, dirinya tidak sempat mendampingi perkembangan sang anak, bahkan tak punya kesempatan saat sang bunda menghembuskan nafas terakhir.
Adi tidak mau hal semacam itu terulang kembali dalam hidupnya, hingga akhirnya memutuskan untuk mundur sebagai vokalis Naff.
"Memang saya mimpinya saya ngeband sampai tua, sampai nggak bisa ngeband lagi, sama anak-sama. Tapi ternyata itu adalah mimpi, saya memutuskan di tengah jalan," ungkap Adi saat ditemui di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Jumat (11/03/2011).
Advertisement
Kemarin ibu saya meninggal saya nggak lihat itu satu. Kedua, sekarang bapak saya sakit, masa saya nggak lihat lagi sih. Juga anak saya jarang saya lihat, setahun dia bisa jalan, saya juga nggak lihat, cukup deh 11 tahun, saya mundur,” sambungnya.
Lebih lanjut Adi menjelaskan, dirinya mundur bukan dalam keadaan terkekang oleh peraturan manajemen tapi merasa bertanggung jawab pada keluarga yang sering ditinggalkannya.
"Bukan terkekang, saat saya masih awal, masih happy-happy gitu, semua anak band senang saja kan. Tapi setelah punya keluarga itu punya tanggung jawab di belakang, dan saya nggak mau ngelepas tanggung jawab itu. Jadi gue harus milih,” jelas Adi.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/buj/dar)
Advertisement