7 Fakta Tentang Agnez Mo di Mata Media Internasional

Rabu, 02 Juli 2014 12:01  | 

Agnes Monica



Agnez Mo ©agnezmothekid.tumblr.com

Kapanlagi.com - Saat ini Agnes Monica sedang bersemangat untuk merintis karir internasionalnya di Amerika Serikat. Seperti yang kita tahu bahwa negeri Paman Sam tersebut merupakan kiblat musik internasional. Sehingga menaklukkan Amerika berarti merengkuh seluruh dunia, secara simpel seperti itu.

Kegigihan yang tinggi dan totalitasnya dalam berkarya membuat Agnez Mo tak ragu sedikit pun untuk menjajal industri musik di Amerika Serikat. Semenjak beberapa tahun lalu, namanya memang kerap digadang-gadang sebagai calon diva internasional oleh berbagai media, lokal maupun asing.

Karenanya, kali ini kita akan membahas seperti apa tanggapan media asing terhadap kiprah seorang Agnez Mo yang super berbakat ini. Akan banyak fakta menarik tersaji dalam ulasan berikut ini. So, jangan lewatkan rangkuman kami tentang Agnez Mo menurut Daily Life, dan berbagai media entertainment ternama. (kpl/niz)

1. Perkenalkan Kebaya di Mata Dunia

Sebagai wanita Asia, mungkin agak sulit bagi Agnes untuk mencuri perhatian. Hal ini terkait budaya orang Asia yang dinilai cukup bertentangan dengan gaya barat.

Meski begitu, Agnes justru tak gentar dengan anggapan ini. Dirinya malah mempromosikan kebaya sebagai kebanggaan dirinya terhadap tanah air. Agnes ingin membuktikan bahwa di Asia juga ada orang hebat sepertinya.

Keinginan dirinya untuk memakai kebaya ia sampaikan kepada pihak manajemen yang mengelola pembuatan klip Coke Bottle, single debut karir internasionalnya. Dan ia pun merasa sangat percaya diri tampil dengan kostum khas Indonesia itu.

Baginya, tak masalah jika banyak komentar yang mengkritik penggunaan kebaya tersebut. Agnes yakin dengan prinsipnya untuk membawa budaya Indonesia berkibar di dunia internasional, itu prinsipnya.

2. Ekspektasi Karir Internasional

Sebagai seniman musik, Agnes merupakan pribadi yang sangat perfeksionis. Pengerjaan single Coke Bottle yang digarapnya bersama Timbaland dan T.I melewati berbagai tukar menukar ide di antara mereka.

Agnes dan kedua musisi papan atas itu tentunya tak ingin single pertama itu tampil biasa. Kolaborasi mereka pun berujung pada lahirnya Coke Bottle yang menonjolkan kemampuan vokal dan musikalitas Agnes yang di atas rata-rata.

Daily Life meyakini bahwa klip Coke Bottle ini akan mampu menembus chart karena memang kualitasnya tak kalah dengan lagu-lagu yang beredar saat ini. Hal ini pun dibuktikan dengan klipnya yang sudah dilihat 5 juta lebih viewers di Youtube.

Dengan kerja keras yang sudah dilakukan Agnes, Timbaland, dan sejumlah musisi yang terlibat, kini Agnes semakin sering tampil di berbagai media untuk wawancara. Sepertinya seorang superstar baru akan segera lahir.

3. Tentang Dua Impian 'Mustahil' Agnez

Dalam berbagai wawancara di media internasional, Agnes mengungkapkan misi utama yang ingin diraihnya di Amerika Serikat. Dirinya punya dua cita-cita besar yang takkan ia lepaskan begitu saja.

Dua impian tersebut adalah menembus chart musik Amerika Serikat, dan juga meraih Grammy untuk pertama kalinya. Keinginan ini nampaknya cukup mustahil untuk seorang artis Asia yang baru merintis karir internasionalnya, tapi Agnes yakin seratus persen akan mimpinya itu.

Berbagai media luar pun awalnya sempat menyangsikan bahwa Agnes akan bisa sebesar itu. Namun single pertama yang begitu maksimal itu seperti menjadi salah satu sinyal bahaya yang dinyalakan Agnes terhadap artis-artis lain.

Dirinya pun awalnya sempat merasa arogan karena keinginannya tersebut, namun ia yakin target itu adalah tujuan utamanya. "Aku ingin menunjukkan pada mereka bahwa, ya, aku orang Indonesia. Aku sadar bahwa itu bukan hal yang mudah untuk diraih, namun kamu harus percaya untuk bisa mewujudkannya, bukan?" ungkap Agnes melalui Daily Life.

4. Prestasi Agnes di Indonesia

Di usia muda, bakat Agnes sudah sangat mencolok di tanah air. Karir menyanyinya mulai menanjak sejak 2003 melalui album AND THE STORY GOES.

Daily Life pun tak luput menyorot kesuksesan kiprah karir Agnes di Indonesia. Disebutkan bahwa sebagai solois, karir Agnes cemerlang dengan mendominasi penghargaan dan penjualan album di Indonesia.

Meski begitu, media ini juga menyebutkan bahwa untuk menembus jajaran chart Amerika tak hanya akan berdampak pada dirinya saja. Hal ini akan terkait pula dengan kiprah wanita Asia yang mampu berbicara banyak di kancah musik Amerika yang identik dengan persaingan ketat.

Beberapa media asing juga cukup yakin jika Agnes mampu menjadi perwakilan Asia yang berkontribusi besar bagi musik pop Amerika. Karena selama ini musik Asia hanya dijadikan pelengkap oleh beberapa musisi ternama. Ini yang akan kita bahas selanjutnya.

5. Musik Asia Hanya Pelengkap?

Selama ini budaya Asia, terutama musik hanya terwakili oleh gaya pakaian maupun bebunyian tradisional saja. Justru, para artisnya tak mampu mendobrak pasar Amerika dengan karya mereka.

Daily Life menyebut contoh budaya harajuku yang diusung Gwen Stefani dan Avril Lavigne dalam lagu mereka masing-masing, atau Bounce milik Iggy Azalea yang tampil dengan konsep Bollywood. Mereka mencomot budaya unik tersebut yang menjadikan musik mereka unik.

Karenanya, dibutuhkan seorang artis yang benar-benar bisa membuktikan bahwa penyanyi Asia juga bisa bicara banyak di level internasional, bukan hanya budayanya. Dan Agnes berpotensi besar menjadi salah satu nama yang bisa bangkitkan reputasi musisi Asia.

Dengan kebaya, dan mungkin unsur musik tradisional inilah yang diharapkan akan mengubah keadaan. Sebagai artis hebat, Agnes punya peluang besar untuk disejajarkan dengan Rihanna, Lorde, dan sejumlah penyanyi besar lainnya. Setuju?

6. Respon Terhadap Coke Bottle

Secara gamblang, banyak media asing mengungkapkan respon positif terhadap debut single Agnez Mo di Amerika melalui Coke Bottle. Menurut mereka, lagu ini brilian, tentunya berkat kemampuan Agnez dan kejelian Timbaland selaku produser.

Untuk pengerjaan single ini, Timbaland juga dibantu oleh peran penting Rodney 'Darkchild', produser hebat yang menciptakan beat yang unik di lagu tersebut. Kemampuannya untuk mengaransemen beat dengan efek robotik jadi keahlian spesialnya.

Agnez Mo sendiri juga tampil sangat baik dan mampu menyatukan ide dengan dua produser tersebut. Karenanya, ia dapatkan berbagai pujian dari berbagai pengamat musik.

Sejak kemunculannya di media sosial, lagu Coke Bottle banyak didownload melalui iTunes dengan berbagai dukungan dan komentar positif. Banyak penikmat musik di Amerika yang menyukai musik yang diusung penyanyi yang baru saja berulang tahun kemarin (1/7).

7. Agnez di Mata Timbaland

Awalnya Agnez Mo tak yakin bahwa dirinya dikontak oleh manajemen Timbaland untuk terbang ke Miami. Namun kini kerjasama yang diimpikannya itu akhirnya terwujud dan menuai sukses.

Timbaland sendiri awalnya berencana untuk menggarap dua atau tiga lagu sebagai project. Namun Tim mengaku terpukau dengan bakat istimewa dan sosok Agnez Mo yang sangat total untuk berkarya.

Karenanya, Tim meminta Agnes untuk membuat sesuatu yang lebih besar, yakni sebuah album. Ia yakin Agnes punyai potensi besar yang coba dieksplor oleh tangan dinginnya.

Sejauh ini, terbukti kolaborasi mereka berdua tak mengecewakan, bukan? Lalu apa harapanmu untuk Agnez ke depan? Mampukah ia menembus pasar musik Amerika Serikat dan mempertahankan eksistensinya dalam bermusik?

(kpl/niz)