6 Musisi Hebat Ini Sukses Setelah 'Move On' Dari Mimpinya

Kamis, 17 Juli 2014 12:01  | 

Jono GBS



Run-D, Iman, Jono ©KapaLagi.com®

Kapanlagi.com - Kita takkan pernah tahu rencana Tuhan. Berbagai hal yang sepertinya kurang pas bagi kita ternyata sangat cocok di masa depan. Artinya, jangan tertutup dengan berbagai pilihan dan kesempatan.

Sebagai buktinya, para musisi ini sukses berkat keputusan mereka keluar dari zona nyaman. Mereka tak pernah menyangka pilihan kedua mereka malah membuat mereka sesukses ini.

Para musisi ini beralih dari alat musik yang membuat mereka jatuh cinta. Namun justru karena itu mereka menemukan cinta baru, yang lebih membahagiakan mereka. Siapa saja musisi yang sukses pindah haluan? Simak beritanya di sini.

(kpl/niz)

1. Jono GBS

Bule yang satu ini merupakan bassist trio super Gugun Blues Shelter. Jon Amstrong, atau kerap dipanggil Jono bersyukur dengan apa yang dimilikinya saat ini.

Pembetot bass dalam band bergenre blues kental ini awalnya memiliki cita-cita yang besar untuk menjadi seorang gitaris. Karenanya, ia belajar siang malam untuk mengejar mimpinya tersebut.

Namun pria asal Inggris ini langsung mengubah mimpinya saat melihat Gugun bermain gitar. Sempat ciut, Jono akhirnya memilih alat musik bass sebagai partner sejatinya.

Sempat berkarir di luar negeri, Jono, Gugun, dan Bowie kini lebih fokus mengembangkan sayap di tanah air. Selera musik yang mulai terbuka membuat mereka penasaran untuk sukses di negeri sendiri.

2. Run-D Nidji

Tergabungnya Run-D dalam Nidji merupakan sebuah anugerah tersendiri. Keyboardis berambut kriting itu menjadi nyawa terhadap genre musik band tersebut.

Awalnya Run-D punya impian besar untuk sukses bersama bandnya bersama Giring saat SMA. Saat itu dirinya berposisi sebagai gitaris, sebelum kemudian bubar dan keduanya bertemu lagi dalam Nidji.

Di mata Giring, Run-D adalah personel paling kreatif dibanding yang lain. Dengan kejeliannya bermusik, warna Nidji semakin bervariasi.

Formasi awal Nidji yang tanpa Run-D sempat ditolak banyak label karena musik yang mereka usung kurang istimewa. Influence yang dibawa Run-D dalam Nidji bisa membawa mereka bisa sebesar sekarang.

3. Iman J-Rocks

Iman sudah mengenal musik sejak kecil. Mendengarkan lagu-lagu jazz, blues, bahkan etnik membuat referensi musiknya sangat luas.

Tahun 2001 Iman mengawali karir profesionalnya bersama Funky Kopral. Berposisi sebagai gitaris, musisi 31 tahun ini hanya bertahan sekitar tiga tahun sebelum memutuskan keluar.

Ia pun banting setir menjadi vokalis saat membentuk J-Rocks. Bersama Sony, Anton, dan Wima, band ini banyak mengusung musik-musik Jepang genre mereka.

Iman yang masih menekuni gitar sangat mengagumi permainan Kurt Cobain, Jimi Hendrix, dan Yngwie Malmsteen. Namun keputusannya menjadi vokalis terbukti ampuh dan sukses.

4. Andra Ramadhan

Sebagai gitaris handal, skill dan kematangan Andra Ramadhan tak perlu dipertanyakan. Andra tak dipungkiri menjadi salah satu gitaris paling berbahaya di Indonesia.

Namun siapa sangka, gitar adalah cinta keduanya. Andra kecil awalnya lebih tertarik dengan drum, meski akhirnya cintanya tak kesampaian.

Andra tak mendapat restu orang tua saat ingin membeli drum. Selain mahal, drum juga berisik dan keluarganya takut suaranya akan mengganggu tetangga. Karena itu, Andra beralih ke gitar dan akhirnya keterusan.

Setelah Dewa 19 bubar, Andra kini sibuk dengan bandnya, Andra and The Backbone yang terkenal lewat lagu Sempurna dan Musnah.

5. Eno Netral

Eno dan drum bagai tak terpisahkan. Drummer Netral ini punya style bermain yang cepat dan agresif, disertai gaya yang keren.

Sejak SMA, Eno memang sudah mulai ngedrum. Tapi banyak yang tak tahu jika Eno sejak kecil sudah mendalami gitar klasik. Wah nggak nyangka banget ya.

Kini bersama Netral, Eno jadi drummer yang disegani. Meski hanya bertiga, band ini mampu bicara banyak di industri musik Indonesia. Total ada sembilan album yang sudah mereka koleksi sejauh ini.

Eno juga mulai mendirikan sekolah drum untuk memupuk bakat-bakat muda. Beberapa tahun ke depan, akan ada Eno Eno baru yang akan menguasai jagat musik tanah air.

6. Nugie The Dance Company

Agustinus Gusti Nugroho, atau lebih dikenal dengan panggilan Nugie juga mengalami hal yang serupa dengan para musisi di atas. Ia rela banting setir untuk mendapatkan kepuasan dalam bermusik.

Nugie yang dulu terkenal dengan lagu Burung Gereja dan Pelukis Malam kini aktif sebagai drummer The Dance Company. Band yang terdiri dari para vokalis itu sering mengusung musik rocn n roll dan blues dalam musiknya.

Sejak terbentuk pada sekitar 2008, The Dance Company sudah menelurkan tiga album sebagai tanda eksistensi mereka. Band ini mampu mencuri perhatian karena latar belakang mereka sebagai penyanyi dan penampilan unik yang dimiliki.

Sebagai penggebuk drum, Nugie kini menjalani hari-harinya nyari panggung ke sana-sini bersama Pongki, Baim, dan Aryo Wahab.

(kpl/niz)