6 Fakta Unik di Balik Gemerlap MTV VMA 2014

Selasa, 26 Agustus 2014 15:01  | 

Iggy Azalea



Lorde - Iggy Azalea - Ed Sheeran ©splash

Kapanlagi.com - Hingar bingar keseruan MTV Video Music Awards 2014 berakhir sudah. Para pesohor yang berkecimpung dalam industri musik berlomba-lomba membuat sensasi dalam acara akbar tersebut.

Pestanya para artis tersebut rupanya juga menyisakan beberapa fakta unik yang menarik untuk disimak. Tak hanya soal penampilan, sejumlah hal yang mungkin luput dari sorotan akan dibahas dalam artikel berikut.

Nah, penasaran kan? Tanpa berlama-lama lagi, yuk simak keenam fakta yang mengungkap sisi lain dari perhelatan MTV VMA 2014. (kpl/niz)

1. Belajar Dari Ed Sheeran

Ed Sheeran ternyata punya jiwa besar. Musisi asal Inggris ini tak sombong meski karya-karyanya berhasil menembus berbagai chart di Inggris, Amerika, dan sejumlah negara lain.

Dalam VMA 2014 kemarin, Ed berhasil menyabet penghargaan Best Male Video berkat klip Sing yang dibawakannya dengan Pharrell Williams. Ed Sheeran memberikan sebuah pelajaran penting saat akan menerima piala di atas panggung.

Ed mengajak serta sutradaranya dalam video klip Sing ke atas panggung sebagai bentuk apresiasi. Menurutnya, keberhasilan para musisi seringkali datang dari orang-orang kreatif di balik layar.

Karena itu, sahabat dekat Taylor Swift ini menganggap jika para musisi kadang dirasa kurang layak menerima penghargaan, mereka yang usahanya tak terlihat lah yang harus dibanggakan.

2. Iggy Azalea, Pop Atau Hip-Hop?

Ada yang aneh dalam daftar nominasi MTV VMA 2014. Nama Iggy Azalea tercantum dalam Best Pop Video lewat lagunya, Fancy. Apanya yang aneh?

Sebagai seorang rapper, terasa salah jika Iggy Azalea masuk nominasi pop. Pasalnya, musik rap pada dasarnya sering digolongkan sebagai musik hip-hop.

Karena itu lah, identitas Iggy dipertanyakan. Apakah ia sudah beralih profesi menjadi penyanyi pop? Patut dipertanyakan nih.

3. MTV Tak Lagi Ngerock

Entah disadari atau tidak, MTV tampaknya tak lagi peduli dengan musik rock. Hal ini bisa tercermin dari nominasi yang mereka luncurkan.

Best Rock Video nyatanya malah jatuh ke tangan Lorde lewat hitsnya Royals. Padahal dalam kategori ini terdapat juga nama The Black Keys, Linkin Park, Imagine Dragons, dan Arctic Monkeys yang lebih cocok meraih titel tersebut.

Mungkin MTV punya definisi sendiri tentang musik rock? Entahlah. Menurut kalian bagaimana?

4. Mengheningkan Cipta di VMA Itu Mustahil

Dalam event yang dijejali banyak sekali artis dan audiens, VMA dipastikan selalu riuh dengan suara dan teriakan penonton di venue. Bisa dibilang sebagai prestasi, di sisi lain ini juga bisa berarti nilai minus.

Dalam acara seperti ini, moment of silence atau mengheningkan cipta biasanya dilakukan untuk mengenang artis tertentu yang sudah meninggal. Namun meminta para penonton untuk hening sejenak tampaknya seperti pekerjaan mustahil.

Ya, tampaknya usaha meminta seluruh venue untuk hening sesaat sama seperti menyuruh gerombolan anjing menggonggong untuk diam. Susah.

5. Beyonce - Jay Z Kembali Mesra?

Kabar perceraian Beyonce dan Jay Z sudah merebak di media. Meski begitu, keduanya masih memetik buah manis hasil kerja keras mereka selama ini.

Pasangan penyanyi hebat ini meraih piala dalam kategori Best Collaboration lewat lagunya Drunk In Love. Penghargaan tersebut menjadi kado terindah yang mungkin juga menjadi raihan mereka yang terakhir.

Dalam ajang tersebut, Beyonce juga mendapat kejutan saat Jay Z dan Blue Ivy, putri kecilnya naik ke atas panggung dan menyerahkan piala kepadanya. Melihat keluarga kecil tersebut kembali rukun, benarkah itu cuma settingan?

Entahlah, yang jelas Beyonce tampak terharu dan menitikkan air mata. Bisa jadi air mata bahagia, sedih, atau keduanya.

6. 5Sos 1-0 One Direction

Berbagai cobaan yang dialami One Direction semakin dilengkapi dengan gagalnya mereka dalam VMA 2014. Bukan hanya kalah, tapi gagal total.

Boyband fenomenal asal Inggris ini bahkan tak tercantum dalam satu pun nominasi VMA 2014. Hal ini tentunya mengejutkan para fans, karena beberapa waktu lalu mereka sempat membuat TTWW untuk mendukung 1D sebagai nominator. Tapi hasilnya nihil.

Hal berlawanan dialami oleh 5 Seconds of Summer. Band asal Australia itu justru memenangi penghargaan VMA pertama mereka lewat single Dont Stop. Para pemuda ini juga tampil memukau dan merebut hati para pecinta musik yang hadir.

Benarkah ini menjadi tanda semakin redupnya pamor Harry Styles dkk?

(kpl/niz)