6 Alasan Kamu Tak Boleh Lewatkan X Factor Indonesia

Senin, 13 April 2015 09:22  | 

Fatin Shidqia Lubis



X Factor Indonesia

Kapanlagi.com - X Factor Indonesia kembali digelar tahun ini. Audisi pun sudah digelar di beberapa kota. Perhatian masyarakat lambat laun mulai terpusat pada ajang reality show papan atas tersebut.

Tak heran bila masyarakat begitu menggandrungi ajang ini. X Factor memang memiliki banyak hal yang membuat pemirsa enggan berpindah channel. Banyak hal yang berbeda yang disuguhkan.

Apa saja yang membuat X Factor begitu disukai? Sebelum season 2 bergulir terlalu jauh, ada baiknya kamu menyimak beberapa poin penting berikut ini. Yap, inilah alasan mengapa kamu tak boleh melewatkan X Factor. (kpl/adb)

1. Faktor X

Perbedaan mencolok X Factor dengan ajang lainnya adalah Faktor X! Apa itu Faktor X? Sebuah kelebihan milik kontestan di luar skill bernyanyi. Sebuah skill yang mampu menjadi magnet tertentu bagi para pecinta musik.

X Factor tidak melulu mencari penyanyi dengan skill di atas rata-rata. Setidaknya itu terbukti di X Factor season 1. Fatin Menjadi juara mengalahkan Novita Dewi.

Yap, siapa bisa menyangkal kehebatan Novita Dewi? Ia memiliki segalanya di atas panggung. Bahkan banyak yang menganggap secara teknik, Novita masih di atas Fatin. Namun sekali lagi, X Factor adalah Faktor X dan Indonesia tahu Fatin memiliki sesuatu yang tak dimiliki Novita.

2. Pencetak Nama Top

Salah satu ketakutan terbesar pada ajang adu bakat justru terletak usai event. Sudah tak terhitung berapa banyak jawara atau bakat besar yang tenggelam seiring dengan berakhirnya acara.

Untungnya, X Factor berbeda. Hingga hari ini, Fatin masih bertaji. Fans gadis manis yang lekat dengan hijab ini sangat melimpah. Bisa dibilang, ia masih merupakan penyanyi kelas A di Indonesia. Begitu pula dengan sang runner up, Novita Dewi atau nama-nama lain, yakni Virzha atau Mikha dan lain-lain.

Jauh terbang ke Eropa, One Direction adalah salah satu bukti produk sukses yang tak terbantahkan. Jebolan X Factor Britania ini merupakan boyband tersukses sepanjang masa dan menjadi magnet luar biasa bagi remaja di seluruh dunia.

3. Persaingan Ketat

Persaingan untuk menjadi juara di X Factor sama sekali tidak ringan. Fatin, Novita Dewi, Virzha, Mikha, Husein dan lain-lain pernah merasakan pertarungan sengit di edisi sebelumnya. Semua punya kelebihan masing-masing sehingga fans pun kesulitan memprediksi siapa yang akan bertahan sampai akhir.

Ketatnya persaingan sudah sangat terasa sejak awal X Factor digelar. Berkali-kali kontestan favorit tereliminasi terlebih dahulu, di luar prediksi kebanyakan orang. Siapa sangka Dicky Adam yang diharapkan bertahan lama malah pulang duluan?

Memasuki babak Grand Final, persaingan pun makin sengit. Publik terbelah menjadi dua, pendukung Fatin dan Novita Dewi. Novita unggul di teknik vokal, namun Fatin punya ciri khas yang istimewa. Bahkan pada suatu kesempatan Fatin pernah mengatakan bahwa Novita sebenarnya lebih layak menjadi juara dibanding dirinya.

"Harusnya Kak Dewi yang pantas menerimanya. Bagiku, berhasil masuk sebagai dua besar X Factor Indonesia saja sudah prestasi yang luar biasa," ucap Fatin akhir tahun lalu.

4. Afgansyah Reza

Ada pemandangan baru pada X Factor season 2. Tak ada lagi Anggun C Sasmi di meja juri. Satu nama baru masuk menggantikan Anggun, dia adalah Afgansyah Reza.

Keluarnya Anggun memang cukup disayangkan. Anggun dikenal memiliki komentar yang cerdas dan bisa menghidupkan suasana. Namun kehadiran Afgan bisa dibilang adalah langkah berani. Afgan memang bukan nama sembarangan di panggung musik Indonesia. Tapi dia jelas kalah berpengalaman dibanding Anggun.

Di sinilah menariknya X Factor Indonesia season 2. Mampukah Afgan menjadi juri yang hebat? Hingga babak audisi, masih belum ada gebrakan besar dari Afgan. Afgan cenderung santai dan 'main aman'. bagaimana selanjutnya? Kita tunggu saja.

5. Ahmad Dhani

Suka atau tidak, Ahmad Dhani adalah salah satu maestro musik di Indonesia. Keputusan yang dikeluarkan Dhani memang kerap di luar dugaan siapapun. Tak terhitung sudah berapa kali ia mengucapkan komentar kontroversial.

Sifat Dhani itulah yang justru menjadi nilai plus yang sangat besar. Di balik segala keputusannya, yang patut diingat adalah Dhani merupakan musisi hebat yang kerap sukses mengorbitkan nama baru. Ia sangat jitu melihat potensi talenta baru.

Selain sebagai musisi, imej Dhani sangat lekat sebagai sosok juri ajang adu bakat. Hebatnya, di manapun ia menjadi juri, ia selalu memiliki pengaruh besar. Baik bagi kontestan maupun juri lain. Kamu juga merasakannya?

6. Kontroversi

Dari belasan kontestan, hanya satu nama yang bakal menjadi juara. Ada yang berbahagia, dan pasti ada yang kecewa meratapi kegagalan. Yap, itulah kompetisi. Tidak mungkin semua kontestan menjadi juara.

Dalam perjalanan mencari juara, tak jarang muncul keputusan kontroversial. Terutama saat juri dihadapkan pada situasi harus memilih salah satu kontestan untuk bertahan dan meninggalkan satu kontestan lain. Di sinilah kerap hadir kontroversi. Beberapa kali keputusan tak sesuai prediksi justru terucap dari mulut juri.

Kontroversi lain juga kerap muncul sesaat setelah kontestan unjuk gigi di atas panggung. Tak jarang juri mengucapkan kalimat yang akhirnya mengundang kritik. Begitu pula saat para juri beradu argumen tentang penampilan kontestan. Yap, banyak kepala tentu banyak pemikiran.
(kpl/adb)