5 Lagu Patah Hati Ala Taylor Swift, Wajib Tahu!

Jum'at, 06 Desember 2013 14:01  | 

Taylor Swift



Taylor Swift @fameflynet

Kapanlagi.com - Imej sebagai 'gadis baik-baik' sudah terlanjur diidentikkan pada Taylor Swift. Wanita asal Pennsylvania ini beberapa kali patah hati oleh beberapa nama tenar dari dunia showbiz lainnya.

Sebut saja nama-nama top seperti John Mayer atau Harry Styles. Menariknya, Swift kerap kali menulis lagu tentang kisah cintanya. Tak heran bila lagu karya Swift selalu memiliki energi tersendiri, khususnya pada lagu tentang patah hati.

Sepedih apa lagu patah hati ala Swift? Atau bagaimana cara Swift bangkit setelah patah hati? Berikut kami telah memilih lima lagu patah hati terbaik karya Taylor Swift. Simak mulai halaman berikut ini.

  (kpl/adb)

1. Teardrops on My Guitar

Beruntunglah kalian yang bisa memainkan gitar. Sebab gitar adalah teman yang baik untuk menemani saat sedih karena patah hati. Taylor Swift tampaknya tahu benar akan hal itu dan menumpahkannya dalam lagu Teardrops On My Guitar.

Konon lagu ini terinspirasi kisah nyata yang dialami kawan Swift saat masih bersekolah, Drew. Diceritakan bahwa Drew sedang jatuh cinta pada seorang pria. Sayangnya, cinta itu bertepuk sebelah tangan.

He says he’s so in love / He’s finally got it right / I wonder if he knows / He’s all I think about at night.

2. Story of Us

Lagu patah hati tak harus mendayu-dayu. Di lagu Story Of Us, Swift justru berlari dengan tempo yang lumayan kencang. Makin menarik lagi dengan distorsi gitar yang banyak menghiasi lagu ini.

Ceritanya cukup standar, seorang wanita menaruh hati pada dambaan hatinya sebelum akhirnya harapan pupus. Si pria memilih pergi dan membuatnya sedih. Namun balik lagi, tempo yang bersemangat dan distorsi gitar cukup untuk membuatmu lebih mudah mengembangkan senyum

Now I'm standing alone/ in a crowded room/ and we're not speaking,
And I'm dying to know/ is it killing you like/ it's killing me, yeah?

3. Dear John

Konon lagu ini diciptakan oleh Swift khusus untuk mantan kekasihnya, John Mayer. Sebuah ungkapan kesedihan mendalam dari Swift. Meski begitu ia juga mengungkapkan ketegarannya menjalani semua kegetiran.

Long were the nights when my days once revolved around you/ Counting my footsteps praying the floor won't fall through again/ And my mother accused me of losing my mind/But I swore I was fine.

4. We Are Never Ever Getting Back Together

Ini adalah lagu yang tepat bagi pemulihan pasca patah hati. Swift mengajak semua hati yang tersakiti untuk bangkit dan mengumpulkan rasa percaya diri. Balikan dan semacamnya bukan cara yang tepat bagi Swift di lagu ini. Yeah, Swift ingin segera keluar dari perangkap cinta!

We are never ever ever getting back together/ You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me)/ But we are never ever ever ever getting back together.

5. I Knew You Were Trouble

Swift beberapa kali mengisyaratkan lagu ini ditujukan pada mantan kekasihnya, Harry Styles. Sejak awal Swift tahu benar ia sedang menghadapi segelas racun di meja. Maksudnya, ia yakin benar pria yang sedang dipacarinya kelak bakal menjadi sumber masalah.

Kamu pernah merasakan hal yang sama dengan yang dialami Swift? Tak ada yang perlu disesali, semua sudah terjadi dan kini saatnya bangkit!

Cause I knew you were trouble when you walked in/ So shame on me now, flew me to places I'd never been/ So you put me down/ Oh I knew you were trouble when you walked in/ So shame on me now, flew me to places I'd never been/ Now I'm lying on the cold hard ground.



MUSIC BY NUMBERS

(kpl/adb)