Kapanlagi.com - Meski gagal keluar sebagai juara dari ajang Indonesian Idol 2021, karir Dnanda Anugerah di industri musik Tanah Air rupanya begitu moncer. Setelah mengenalkan single Tak Sekedar Cinta pada 26 Maret 2021 lalu, kini pria yang memiliki warna vokal mirip Once itu kembali dengan single terbarunya yang bertajuk Salah Memilih.
Masih mengusung genre power ballad, single kedua Dnanda ini dirilis di bawah payung label Dua Anak Deo (DAD) milik Judika yang bekerjasama dengan Sony Music Entertainment Indonesia. Lagu Salah Memilih itu ditulis sendiri oleh Dnanda berdasarkan pengalaman pribadinya.
"Ya, lagu ini terinspirasi dari kisah cinta yang aku alami baru-baru ini. Aku punya pasangan saat itu, tapi situasinya tidak berjalan seperti yang diharapkan. Namun, aku berusaha untuk bisa tetap produktif dalam kondisi apa pun sehingga lahirlah lagu ini," ungkap pria kelahiran Dumai, 15 April 1999 itu dalam press rilis yang diterima KapanLagi.com.
Pernah Rasakan Panggung Kecil dan Dibayar 100 Ribu, Dnanda Kini Siap Arungi Industri Musik IndonesiaAdvertisement
Meski pengerjaan Salah Memilih dilakukan di tengah masa pandemi, Dnanda bersyukur karena tidak ada halangan yang berarti.
"Yang sulit, mungkin hanya mengatur waktu dari tim yang menggarap single ini sehingga membuat proses pengerjaannya sedikit memakan waktu. Tapi, akhirnya single ini selesai juga dan siap didengarkan ke seluruh pencinta musik di Indonesia," tambahnya singkat.
Single Salah Memilih terasa lebih istimewa lagi karena juga diproduseri sendiri oleh Dnanda. Ini adalah sebuah tantangan yang sangat baru baginya.
Pernah Rasakan Panggung Kecil dan Dibayar 100 Ribu, Dnanda Kini Siap Arungi Industri Musik Indonesia"Menjadi produser dari single sendiri jadi tantangan bagiku. Aku harus memikirkan treatment seperti apa yang cocok untuk lagu ini, terutama pemilihan aransemen, sound, dan session player. Session player penting buat aku karena bisa memberikan tambahan nyawa ke dalam aransemen yang sudah aku buat. Intinya, aku berusaha agar semua yang ada di single ini memiliki karakter, mulai dari notasi, vokal, hingga musik sehingga pendengar punya pengalaman yang beragam saat mendengar lagu ini," sambung Dnanda.
"Kalau diminta mendeskripsikan, menurutku ini adalah lagu pop dengan tempo yang tidak cepat, mengusung genre musik balada, tapi mempunyai punch. Sebelumnya, aku bermain di genre pop rock, tapi kali ini, aku coba perlembut sedikit. Untuk lagu ini, aku terinspirasi dari lagu-lagu barat tahun ’80-an dan ’90-an, seperti musik Chicago, Air Supply, hingga Celine Dion," ungkapnya.
Pernah Rasakan Panggung Kecil dan Dibayar 100 Ribu, Dnanda Kini Siap Arungi Industri Musik Indonesia"Aku juga berharap, adanya perubahan dari pop rock ke power ballad bisa memberikan warna baru bagi musikku, disukai banyak orang, dan bisa menjadi lagu yang monumental untuk industri musik tanah air. Tidak hanya sekedar harapan, ini juga jadi rencanaku ke depannya. Aku ingin bisa membawa perubahan dan tren untuk pelaku dan pendengar musik Indonesia, selain tentunya punya album dan banyak lagu hits," pungkas Dnanda.
Pernah Rasakan Panggung Kecil dan Dibayar 100 Ribu, Dnanda Kini Siap Arungi Industri Musik IndonesiaMulanya ku bahagia
Kutemukan yang kuimpikan
Seorang yang terindah
Teman hidupku selamanya
Tapi kini kau mendua
Takkan mungkin kita bersama
Harus kuakhiri semua
Cintaku padamu
Bukan kamu yang salah menerima
Tapi aku yang salah memilih
Memilih kamu menjadi
Pemilik hatiku
Mulanya ku bahagia
Tapi kini kau t’lah mendua
Harus kuakhiri, akhiri semua
Cintaku padamu (Yeah)
Bukan kamu yang salah menerima
Tapi aku yang salah memilih
Memilih kamu menjadi
Pemilik hatiku
Bukan kamu yang salah menerima
Tapi aku yang salah memilih
Memilih kamu untuk menjadi
Pemilik hatiku
Ooowh bukan salahmu
Ku yang salah memilih
Memilih kamu menjadi
Pemilik hatiku
Memilih kamu menjadi
Pemilik hatiku
(kpl/pur/gtr)