The Heroes Masih Kompromi Dengan Pasar

Kapanlagi.com - Menjamurnya band bergenre metal alias Melayu total ternyata tak serta merta diikuti semua. Semisal The Heroes. Band yang beranggotakan Ade (vokal), Ali (gitar), Rully (gitar), Boy (bass) dan Fahmi (drum) itu malah mengusung hard rock dalam bermusik. Walau begitu mereka tetap kompromi dengan pasar yang sedang dijejali musik metal saat ini.

"Kalau mau bicara idealis sebenarnya berbenturan namun kami tetap kompromi dengan pasar sekarang. Pasar sekarang kan ingin lagu yang mudah diterima. Makanya kita bermain di notasi dan lirik, sementara musik tetap hard rock yang modern. Jadi nggak pure seperti 80-an," terang Ade, di sela pembuatan video klip Rindu, Selasa (24/11), di bilangan Pekayon I, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dikatakan, kekompromian mereka memang telah dipikirkan sebelumnya. Hal ini untuk mengurangi resiko yang ditimbulkan.

"Kalau tetap idealis pasti ada resikonya. Namanya juga masuk industri musik. Makanya kita menimalisir resiko itu dengan ikut keinginan pasar. Yang kita tawarkan konsepnya bermain musik dengan jujur, itu saja. Kalau pun main dengan musik yang kita maui (idealis -red), apakah bisa menerima musik yang kita mainkan? Semua kami serahkan pada masyarakat. Biar mereka yang menilai kita seperti apa," urainya panjang.

Lagu Rindu yang divideoklipkan sendiri menceritakan ungkapan kerinduan seorang pada pasangannya lantaran terpisah jarak dan waktu. Sentuhan vokal Ade sangat kentara sehingga pecinta musik merasakan kuatnya emosi pada lagu slow ini.    

(kpl/dis/npy)

Rekomendasi

Trending