

"Iya kita mau ada film lagi, itu film dokumenter yang di dokumentasikan di Kupang, Medan Batam dan Jogja.
Isi filmnya hampir 30 persen perjalanan kita dari Kupang ke Dili. Jadi isinya banyak dialog Timor," terang Bimbim ketika di temui di launching album terbaru Slank di markasnya Gg Potlot, Duren Tiga, Jakarta, Selasa (20/07).
Film yang menitik beratkan setting tur Slank di Kupang dan Dili ini mempunyai maksud bahwa musik Slank tak mengenal perbedaan yang sedang terjadi di sana.
"Kita mau nunjukin di Timor sana ada dua negara, beda bendera tapi tetap ada satu Slankers yang mau sama-sama bersaudara," ujar Bimbim. (kpl/adt/faj)
Ableh (Jumat, 22 Oktober 2010 17:07)