Ryan d Masiv, Sukses Karena Sakit Hati

Ryan d Masiv, Sukses Karena Sakit Hati Ryan d Masiv Foto: Budi

Kapanlagi.com - Siapa sangka, kunci sukses vokalis grup band d Masiv, Ryan, dalam menciptakan lagu adalah harus merasakan rasa galau dan was-was. Menurutnya, jika membuat lagu tidak boleh merasa nyaman saat berada di puncak karir. Pasalnya, jika tak memiliki perasaan galau dan was-was akan stagnan atau tetap di tempat.

"Kalau kita bikin lagu boleh ngerasa nyaman. Saat kita di atas gue pengennya rasa galau dan rasa was-was itu harus tetap ada jadi biar hangat terus, nggak ngerasa dingin, karena kalau gue dah ngerasa dah nyaman dan ngerasa punya apa-apa, gue akan stuck," terang Ryan yang ditemui di sela-sela syuting pembuatan video klip Apa Salahku di Jl. Masjid No. 24, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rabu (16/6).


“Kalau kita bikin lagu boleh ngerasa nyaman. Saat kita di atas gue pengennya rasa galau dan rasa was-was itu harus tetap ada jadi biar hangat terus, nggak ngerasa dingin„
Ryan d Masiv



Banyak musisi-musisi besar yang mengalami stagnansi dalam menciptakan lagu karena mereka merasa nyaman dengan keadaan. Untuk itulah Ryan mengaku merasa perlu menyimpan rasa sakit hatinya sampai kapanpun agar bisa menciptakan lagu yang berkualitas.

"Sudah banyak kejadian maestro-maestro kalau dia tetap seperti dulu mungkin banyak karya-karya besar yang akan tercipta," rapar vokalis berwajah sendu ini.

"Dari situ gue pengennya rasa-rasa sakit hati gue harus tetap ada gitu. Walaupun gue jatuh cinta lagi sama orang tapi gue harus tetap ada rasa sakit hati gue, rasa galau dan was-was harus tetap ada. Jadi nggak boleh sampai di titik nyaman, harus galau," sambungnya. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/buj/boo)

Rekomendasi
Trending