Rekaman Lagu Daerah di Jerman, Tompi Tergoda Kantuk

Rekaman Lagu Daerah di Jerman, Tompi Tergoda Kantuk Tompi ©KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Lagu daerah yang kurang di dengar belakangan ini menjadi perhatian utama arranger Tjut Nyak Deviana Daudsjah. Profesor di bidang musik ini pun langsung turun tangan dengan membuat album bertajuk Symphonic Tales of Indonesia.


Untuk membuat lagu daerah terasa mewah, ia pun meraciknya dengan iringan orkestra dari Jerman, Orchester der Kulturen Germany dan vokal Tompi. Penyanyi yang juga dokter gigi itu pun sangat antusias dengan project ini.


ā€œTujuannya Ā gimana menggarap musik budaya Indonesia supaya lebih mewah kedengarannya dan pesannya sampai pada semua,ā€ katanya didampingi Sandhy SondoroĀ danĀ Glenn Fredly, di Galery Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Senin (8/9).


Tompi ingin buat lagu daerah jadi primadona kembali ©KapanLagi.com/disTompi ingin buat lagu daerah jadi primadona kembali ©KapanLagi.com/dis


Album istimewa ini memuat 10 lagu daerah dan anak-anak yang menjadi warisan nasional, di antaranya Angin Mamiri, Yamko Rambe Yamko, Jembatan Merah, Cublak Cublak Suweng,Ā danĀ Rayuan Pulau Kelapa.


Mengedepankan keotentikan lagu-lagu Indonesia, Tompi berharap peremajaan karya ini bisa mendapat respon positif dari masyarakat. Meski dikerjakan dalam waktu yang relatif singkat, bukan berarti tak ada kendala bagi pelantun hits Sedari Dulu ini.


Dalam waktu tiga hari, pengerjaan album ini rampung. Namun karena melakukan rekaman di luar negeri, Tompi pun mengalami jetlag yang membuatnya take vocal di jam yang tak tepat.


"Kendalanya saya jetleg karena nyanyi di jam yang gak enak buat nyanyi kalau di Indonesia, enak buat tidur. Cuacanya lagi dingin. Bagusnya jadi lebih rileks sambil menahan ngantuk,ā€ ungkapnya sembari tersenyum.


(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/dis/niz)

Rekomendasi
Trending