The Kritz, Duo Sarat Kejanggalan!

Adhib Mujaddid  |  Sabtu, 23 Juni 2012 09:17
The Kritz, Duo Sarat Kejanggalan!
The Kritz

Kapanlagi.com - Di dunia ini, band dengan format duo mungkin sudah tak terhitung jumlahnya. Kendati begitu, The Kritz hadir sangat berbeda dan bisa dikategorikan ke dalam duo yang 'sarat kejanggalan'. Mengapa?

Semua itu berawal dari kejenuhan yang dialami Catur dan Heru dengan bandnya masing-masing. Dua sahabat ini kemudian bertemu dan merencanakan sesuatu.

Setelah pertemuan yang ke sekian kalinya, dua musisi Bogor ini sepakat untuk merealisasikan ide yang mereka anggap sebagai sebuah terobosan yang revolusioner, yaitu jualan roti bakar! Dengan formasi Catur sebagai juru masak dan Heru sebagai tukang cuci piring, alhasil terobosan itupun hanya bertahan selama 5 bulan dan gulung tikar.

Menurut mereka, pelajaran yang bisa diambil dari kegagalan tersebut adalah 'Jangan pernah jualan roti bakar di jalur cepat'. Meski demikian, mereka tak menyerah begitu saja. Khususnya Catur, dia kembali melontarkan ide janggal kepada Heru, yaitu membuat band dengan format duo.

Dianggap janggal karena posisi yang diinginkan Catur adalah sebagai vokalis. Sebuah ide yang langsung ditolak Heru. "Yang vokalis itu gue, lagi pula dia gagap kalau ngomong, gimana kalau nyanyi?" ujar Heru.

Di band sebelumnya (Siera), Catur memang seorang gitaris. Dia bahkan sempat mengisi seluruh part gitar salah satu lagu dangdut yang dibawakan Ine Cynthia. Sementara Heru adalah eks vokalis band Plus Minus.

"Waktu itu dokter menganjurkan kalau mau sembuh harus banyak nyanyi, akhirnya keterusan deh jadi vokalis," jelas Catur. Hanya saja, hingga saat ini gagap Catur tak kunjung sembuh.

Seiring perkembangan, The Kritz pun menjadi salah satu band yang sering mengisi pensi-pensi sekolah dan kampus di Kota Bogor. Mereka juga sempat menjadi band tetap untuk tur promo Yamaha.

Sementara beberapa buah karya mereka yang layak disimak antara lain Seperti Setan, Cinta Bukan Main, You Say You Love Me dan Kisahku.

Tema lagu-lagu yang ditawarkan The Kritz masih seputar cinta. Namun khusus lagu Seperti Setan, liriknya terinspirasi dari perlakuan kekasih Heru atas dirinya. Dengan bantuan beberapa teman musisinya, lagu tersebut berhasil dikemas menjadi sebuah lagu yang lezat dengan ramuan aransemen yang menyehatkan telinga. (kpl/adb)


Lihat Arsip Musik

- - -