Stage, Alternatif Tapi Tak Melayu

Anton  |  Selasa, 05 Oktober 2010 20:05
Stage, Alternatif Tapi Tak Melayu
Stage Foto: Muhammad Rasyad

Kapanlagi.com - Setelah kelahiran band-band asal Lampung seperti Kangen Band yang disusul oleh The Potters, kini muncul lagi band Stage asal Lampung dengan beranggotakan cewek semua.

Band yang digawangi oleh Angie (vokal), Manda (bass), Mitha (keyboard), Maya (gitar), Kathy (drum) ini berasal dari profesi yang berbeda-beda.

Kita berusaha jadi band sendiri. Dari musik kita lebih distorsi karena alternatif dan kita dah dapet feelnya di sini. Banyak band tapi baru sedikit yang personilnya cewek. Jadi ingin berkarya.
Stage
 

"Kita ada yang jadi guru STM, ada yang baru lulus, ada yang kerja di travel agent dan ada yang ngurusin resto," ujar Angie selaku pentolan dari band Stage.

Berdiri sejak tanggal 22 Januari 2009, band Stage yang mengambil genre alternatif ini ingin menampilkan sesuatu yang yang mudah diingat, tapi nggak Melayu.

"Kita cewek semua, kita ambil genre alternatif dan ada satu hits kita yang lebih komersil, yang agak catchy biar gampang diinget. Tapi gak harus Melayu," ungkap Manda yang ditemui usai manggung di Backstage Ancol Jakarta Utara, Senin (4/10) malam.

Walaupun band cewek di industri musik Indonesia terbilang baru sedikit, namun Stage optimis dengan karya mereka.

"Kita hobi dan ingin ngembangi di situ. Kita berusaha jadi band sendiri. Dari musik kita lebih distorsi karena alternatif dan kita dah dapet feelnya di sini. Banyak band tapi baru sedikit yang personilnya cewek. Jadi ingin berkarya," tandas Angie.

Dengan lagu Pusing, SLJ (Selingkuh Juga) Stage siap menghadapi kerasnya industri musik.   (kpl/gum/bun)

Lihat Arsip Musik

- - -