Snickers And The Chicken Fighters, Bangga Usung Punk

Fajar Adhityo  |  Kamis, 09 Februari 2012 19:55
Snickers And The Chicken Fighters, Bangga Usung Punk
Snickers And The Chicken Fighters

Kapanlagi.com - Berawal dari sebuah persahabatan antara Aditya dan Jefri yang bertetanggaan, serta memiliki kesukaan musik yang sama yaitu punk membuat mereka membentuk sebuah band pada tahun 1999 bernama Snickers. Mereka berdua pun mengajak seseorang untuk mengisi drumer.

Namun posisi ini sering bergonta-ganti. Di tahun 2002 mereka pun menambah personel lagi Cahaya pada gitar dan Jaka pada drum yang solid hingga sekarang.

Maraknya genre hip metal kala itu di kota Malang tak menyurutkan semangat keempat pemuda ini untuk mengusung musik Punk. Bagi Snickers musik punk sendiri adalah perlawanan anak-anak muda yang bosan dengan pemerintah. namun saat ini punk menjadi sebuah kultur yang bisa diterima oleh semua orang.

Terpengaruh pada band-band punk melodic seperti Goldfinger, Not Available, Propagandhi, Sum41. Selain itu unsur musik lain seperti ska atau musik lainnya juga mempengaruhi karakter band ini. Mereka pun menapaki dari panggung ke panggung di berbagai acara yang diadakan oleh komunitas di Malang.

Mengenai penamaan band yang mirip dengan sebuah merk cokelat, Aditya menuturkan jika nama tersebut tak memiliki arti apapun. Namun karena kesamaan nama dengan sebuah merk panganan membuat Aditya segera mengubah nama bandnya selain itu dia takut dituntut oleh produk tersebut.

"Gue berpikir panjang takutnya ada orang Snickers yang gak terima, yah udah akhirnya gue tambahin aja The Chicken Figthers," ujarnya saat mendatangi kantor KapanLagi.com® Mega kuningan, Selasa (24/1).

Aditya menambahkan bahwa alasan penambahan And The Chicken Fighters di depan Snickers tak berarti apa-apa. Menurutnya nama itu terasa enak apabila di singkat menjadi SATCF.Singkatan nama tersebut sendiri terinspirasi dari band kesukaan Aditya yang bernama SNFU.

"Sebenarnya kalau mau diambil filosofinya, ada yang versi jujur ada versi bullshitnya. Kalau versi jujurnya gak ada arti apa-apa, kalo mau difilosofikan, yah ayam yang berani yang gak disangka-sangka bisa melawan. Gue pengen, karena kepanjangan disingkat aja jadi SATCF," paparnya sambil tersenyum.

Setelah malang melintang di scene Malang dan kota sekitarnya, di akhir tahun 2011 SATCF akhirnya merilis album pertama mereka. Sebuah penantian yang cukup lama. Alasan finansial yang tidak mendukung kenapa mereka baru bisa merilis album. namun selama rentang waktu tersebut, SATCF sudah mengumpulkan beberapa lagu namun tak ada label yang bersedia untuk merilis mereka.

Tak ingin berhenti begitu saja, SATCF pun mencari eksistensi sendiri dengan ikut kompilasi dan tampil diberbagai kota. Hal itu mereka lakukan untuk mencari koneksi siapa yang berani memegang band ini sekaligus promosi jika mereka berasal dari daerah dan tak kalah dengan band kota lain.

Pencapaian terbesar yang mereka ikuti sepanjang karir adalah ikut kompilasi Between Skate and Punk dimana banyak band-band dari belahan dunia berkumpul di sini. Musik mereka juga direview oleh music zine bernama Zwaremetalen asal Belgia.

"Zwaremetalen ini khusus band-band yang cukup besar kayak Within Temptation. Dan ini salah satu kesempatan kami buat menjajah Eropa, doakan. Di situ kita disebut-sebut sebagai Indopunk. Itu melebihi dari Award, Tielman Brothers aja di bilang Indorock," ujarnya.

Idealisme punk tetap mereka pegang teguh. Hal ini terlihat dari cara mereka merilis album yang dikerjakan sendiri mulai dari penggarapan cover hingga mixing lagu yang dikerjakan secara keroyokan bersama teman-teman lainnya.

"Jadi gue mau di album kita itu tidak ditulis nama label, gue gak mau ada nama sponsor, gue mau cuma Snickers And The Chicken Figthers, that's why Self Title. Karena punk rock kayak gini sesuai rule dari zaman dulu," terang bassis dan vokalis ini sekaligus merangkap juru bicara di band ini.

Bagi SATCF adalah suatu kepuasan tersendiri dengan merilis album yang menjadi keinginan mereka sejak dulu. Namun bagi mereka perjalanan band ini masih jauh. Banyak hal yang harus mereka wujudkan untuk kedepannya.  (kpl/hen/faj)


Lihat Arsip Musik

- - -