Rebut Pasar Musik, Sharah Band Handalkan Dewiq dan Pay

Anton  |  Sabtu, 10 Juli 2010 13:13
Rebut Pasar Musik, Sharah Band Handalkan Dewiq dan Pay
Sharah Band Foto: Budi Juwono

Kapanlagi.com - Surabaya cukup dikenal sebagai salah satu kota yang melahirkan band-band rock, seperti Boomerang atau Power Metal. Namun dibalik maraknya grup band cadas tersebut, terselip Sharah band yang justru mengusung genre pop kreatif dengan racikan kombinasi rock, easy listening, fusion, bahkan funk.

"Kadang, Surabaya sudah biasa 'keluar' dengan karakter rock. Ditambah juga bahwa penggemar musik rock dari Surabaya itu memang banyak sekali," ujar Sarah.

Kita juga mencoba mengaransemen musik-musik yang menurut kami sulit, yang sifatnya agak nge-funk, tapi nggak harus aneh-aneh
Sharah Band
 

"Di Surabaya, band-band yang mencoba membawakan genre pop kreatif itu jarang sekali terdengar. Memang sudah terlalu kental dengan identitas rock. Tapi kami tetap saja mau mencoba untuk jalur pop kreatif ini," sambung Sarah saat ditemui di kawasan Thamrin Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut, Sarah menuturkan, ramuan kombinasi pop kreatif yang dicampuradukkan dengan fusion hingga funk dipilihnya sebagai salah satu cara untuk berkompromi dengan pasar musik rock Surabaya.

"Mereka (publik Surabaya) seperti nggak biasa (tidak mendengar musik rock). Telinga mereka biasa cadas atau nge-rock. Makanya, kita coba selipin pop rock," kata Sarah.

"Kita juga mencoba mengaransemen musik-musik yang menurut kami sulit, yang sifatnya agak nge-funk, tapi nggak harus aneh-aneh," tambah Sarah.

Guna menembus pasar musik Jakarta, Sarah mencoba peruntungan dengan membeli dua lagu dari Dewiq dan Pay, dua musikus yang dikenal sebagai hitsmaker. Oh Baby, lagu ciptaan keduanya, dijadikan single andalan Sharah Band.

"Kami berpendapat, lagu Oh Baby itu lebih mengena dan diharapkan dapat dicerna seluruh kalangan. Selain itu, menurut saya, judul dan temanya juga mudah diingat," papar Sarah.   (kpl/buj/bun)

Lihat Arsip Musik

- - -