Kimono: Ku Mau Dua-Duanya

Noviana Indah TW  |  Rabu, 17 Maret 2010 20:35


  • Kimono: Ku Mau Dua-Duanya
    Kimono Foto: INIOPA Management
Kapanlagi.com - Jangan salah, mereka bukan orang Jepang, bukan pula memainkan music J-rock. Kimono adalah band asal Manado yang sedang berjuang menembus industri musik tanah air. Adalah Eno (vocal), Yudi (bass), Kenny (keyboard), Amat (gitar) dan Nizar (drum), sekumpulan anak muda yang memainkan musik pop ceria.

Nama Kimono diambil dari dua kata 'key' dan 'mono,' yang artinya 'satu kunci.' "Kami mencoba mengambil filosofi dari nama itu bahwa kami mempunyai satu impian, satu tujuan yang akan kami jalani bersama-sama demi mencapai kesuksesan," jelas Eno, cewek cantik yang bertugas sebagai vokalis di Kimono.

Perjalanan karir Kimono dimulai sejak 2003 di Manado. "Kita memulai dengan bermain dari acara-acara sekolah dan kegiatan indie serta festival di Manado dan sekitarnya," cerita Yudi.

Puncaknya ketika dua tahun berturut-turut mereka menjadi pemenang A Mild Live Wanted 2007 dan 2008 regional Sulawesi Utara. Dan masih di tahun 2008 mereka menimba pengalaman tampil di Soundrenaline yang berlangsung di Yogyakarta.

Pertengahan 2008, Kimono merilis mini album THE SUN IS RISING yang diedarkan di Manado dan sekitarnya. Setelah merilis mini album itu mereka sepakat hijrah ke Jakarta untuk mengejar mimpi yang lebih tinggi. Dan tak menunggu lama ketika mereka ditawari sebuah major label untuk ikut dalam album kompilasi. Sebuah langkah awal yang baik.

Dan baru-baru ini Kimono telah menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman digital Dr.M. dan akan segera merilis single bertajuk Ku Mau Dua-Duanya, sebuah lagu pop ceria karya Eno dan Ari Bias.

"Semoga lagu kami bisa diterima pencinta musik tanah air. Mungkin ini harapan semua band baru," harap Kenny.

Semoga saja dua harapan Kimono lagunya diterima di pasaran dan bersama-sama mencapai kesuksesan, bisa benar-benar mereka dapatkan seperti judul single terbaru mereka tersebut, Ku Mau Dua-Duanya.       (kpl/prl/npy)

Lihat Arsip Musik

- - -