Grambira, Tak Ingin Ikuti Jejak Vokalis NOAH

Adi Abbas Nugroho  |  Jumat, 23 November 2012 21:44
Grambira, Tak Ingin Ikuti Jejak Vokalis NOAH
Grambira

Kapanlagi.com - Band asal Bandung bernama Grambira terjun ke dunia musik Indonesia dengan lebih mementingkan sikap, norma dan attitude yang baik. Para personelnya pun tak mau jika nanti terkenal mereka terjerumus seperti vokalis NOAH, Ariel yang sempat tersandung kasus video porno.

"Insya Allah tidak akan seperti itu, bekal dan agamanya sudah diberikan dan dilakukan dari kemarin. Beberapa acara religi juga sempat melibatkan kita,” ujar salah satu personel Grambira, Arul saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Band yang memiliki personel Ibank (vocal), Biyan (lead gitar), Arul (gitar), dan Onez (bass) itu memang hadir dengan kemauan dan tekad yang kuat. Apalagi, di antara mereka memang berasal dari pecahan beberapa band.

"Kehadiran kami memang terbentuk dari perpecahan band kami masing-masing. Setelah saling mengenal, kami merasa cocok dan kompak. Semoga kami bisa meraih sukses. Kami memang baru terbentuk, tapi secara personal kami sudah memiliki banyak pengalaman dengan band kami yang terdahulu,” ujar Arul.

Grambira sendiri diambil dari dua kata, yakni garam dan gembira. Mereka ingin musik mereka bagaikan garam yang menjadi bumbu masakan dan berfungsi sebagai penyedap. Selain itu, mereka juga ingin musik mereka menjadi kegembiraan ketika diperdengarkan kepada orang lain.

"Cita-cita kami sederhana saja, kami ingin musik kami menjadi penyedap di tengah maraknya industri musik Tanah Air. Kami juga ingin musik kami menjadi penggembira, di mana setiap orang menyukai setiap karya yang kami persembahkan," ujar Biyan.

Langkah awal pun dilakukan dengan merilis sebuah single berjudul Rahasiamu. Di lagu tersebut, Grambira coba menerjemahkan kemampuan bermusiknya dengan mengusung musik yang mereka sebut rockmantik.

"Kalau lagu masih berisi soal cinta, kami ingin mempersembahkan lagu yang ringan dan mudah didengar telinga orang Indonesia. Meski begitu, kami nggak mau sembarang di musik. Kami pilih musik dengan nuansa rock, meski dasarnya memang pop. Jadi kami sebut rockmantik. Musik pop rock yang terdengar romantis," pungkas Ibank. (kpl/adt/abs/adb)


Lihat Arsip Musik

- - -