Gantikan Pop Melayu, T Cash Tawarkan Pop Etnik Kreatif

Yunita Rachmawati  |  Rabu, 15 Desember 2010 17:17
Gantikan Pop Melayu, T Cash Tawarkan Pop Etnik Kreatif
T Cash

Kapanlagi.com - Kota Yogyakarta tak hanya dikenal sebagai kota pelajar, tapi juga sebagai kota seni. Banyak musisi handal terlahir dari komunitas musisi Jogja, seperti Sheila On 7, Shaggy Dog, Seventeen, dan banyak lagi.

Kesuksesan para musisi yang sudah lama berkecimpung di industri musik tersebut mampu meng-influence para juniornya yang akan menjalankan roda regenerasi. Salah satunya adalah lima musisi muda yakni Andrew (keyboard), Nouval (gitar), Buyung (drum), Alex (vokal), serta Bimo (bass), yang bergabung dalam grup band T Cash.

Di sini kami mencoba hadir dengan mengedepankan pengangkatan unsur-unsur musiknya. Seperti menyusupkan suara-suara gamelan, rebana atau marawis, serta akordeon
T Cash
 

Sebelum bergabung membentuk band, kelimanya sudah lama berkecimpung di dunia musik bersama grupnya masing-masing. Sedangkan nama T Cash sendiri memang seperti nama impor dari negeri barat. Namun unsur musik yang ditampilkan band yang berdiri 14 Februari 2010 ini tidak harus berkiblat ke luar negeri.

"Kami adalah band yang tidak harus melulu berkiblat ke barat, kami bangga dengan budaya kita sendiri. Namun demikian kami juga tidak mau terjebak dengan salah satu unsur dari kebudayaan tersebut yakni cengkok Melayu yang kini sedang dieksplor saat ini oleh sejumlah musisi. Di sini kami mencoba hadir dengan mengedepankan pengangkatan unsur-unsur musiknya. Seperti menyusupkan suara-suara gamelan, rebana atau marawis, serta akordeon," terang Alex saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, belum lama ini.

Dengan mengusung genre pop kreatif, T Cash mem-blend unsur pop jazz dan rock untuk mencoba mengesampingkan pop melayu yang sedang trend saat ini. Lewat debut album yang diberi judul DI UJUNG NIRWANA, T Cash mencoba menawarkan warna lain di belantika musik Indonesia. Aransemen tembang yang disajikan di dalam album T Cash sangat sederhana namun terdengar sangat bersahaja.

"Lagunya dibuat dengan unsur unsur yang sederhana namun tidak meninggalkan sisi kreativitas. Elegan dikit lah," tutur Nouval.  (kpl/buj/boo)

Lihat Arsip Musik

- - -