De Time, Anti Nebeng Nama Deddy Dores

Yunita Rachmawati  |  Senin, 07 Februari 2011 17:31
De Time, Anti Nebeng Nama Deddy Dores
De Time Foto: Anto

Kapanlagi.com - Nama De Time mungkin masih kurang familiar di telinga pecinta musik tanah air. Meski sudah pernah menggelontorkan album debut di bawah label Universal Music Indonesia bertitel AKU SAYANG KAMU beberapa waktu lalu, namun Calvin (vokal), Hendri (gitar), Lany (gitar), Firman (bass), Riko (keyboard), dan Reza (drum) merasa kiprahnya belum maksimal dalam percaturan musik di tanah air.

"Album yang lalu kami anggap sebagai cerita awal dalam berkarya di dunia musik. Bukannya gagal, namun kami anggap kurang matang aja. Kami ambil sisi positifnya aja, kalau album kemarin merupakan pembelajaran untuk kita menjalani yang lebih baik lagi," ujar Calvin mewakili teman-temannya di Restoran Riung Tenda, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (12/1).

Kami ingin mandiri. Kami nggak ingin orang bilang aji mumpung. Dari segi musikalitas kami sudah optimis. Kami pengen menjadi satu yang terbaik, dan kami yakin ini sudah merupakan yang baik.
De Time
 

Dan melanjutkan kiprahnya di dunia musik, De Time pun menyiapkan single Jangan Lupakan. Dengan konsep musik pop yang sederhana, mengandalkan kekuatan lirik dan notasi yang catchy, single ini dikemas dalam aransemen yang easy listening.

"Konsep masih tentang cinta. Mungkin dari liriknya universal yah, tapi sebenarnya aku nulis liriknya untuk Papa. Aku ingin apa yang pernah aku lakukan ke beliau jangan sampai dilupakan. Bagaimanapun sikap aku, baik atau buruk, cinta itu gak akan luntur. Aku ingin semuanya diingat dan dikenang, jangan pernah dilupain," ucap Calvin yang merupakan anak kandung dari musisi senior Deddy Dores.

Namun band ini menampik kalau dibilang 'nebeng' popularitas dan nama besar Deddy Dores di dunia musik. Bagi mereka apa yang telah mereka lakukan selama ini adalah bentuk perjuangan yang nyata bagi sebuah band yang ingin profesional di kancah industri musik.

"Tak seperti bayangan banyak orang. Perjalanan dan perjuangan kita sangat keras. Beliau hanya memberikan motivasi maupun saran aja, karena beliau juga tak ingin kita mendapatkan sesuatu dengan mudah," lanjut Calvin lagi.

Mandiri dan optimis, itulah mungkin yang tepat untuk menggambarkan perjuangan grup band ini. Karena itulah filosofi yang telah terkandung dalam nama mereka, De Time. Sebuah nama yang berarti waktu. Waktu yang mempertemukan mereka, membentuk chemistry dan waktu untuk belajar menjadi lebih baik lagi.

"Kami ingin mandiri. Kami nggak ingin orang bilang aji mumpung. Dari segi musikalitas kami sudah optimis. Kami pengen menjadi satu yang terbaik, dan kami yakin ini sudah merupakan yang baik. Kami berharap dengan hadirnya single ini bisa membuat kami semakin baik dalam bermusik, dan semoga masyarakat bisa menerima apa yang kami bawa," pungkas Calvin(kpl/ato/boo)

Lihat Arsip Musik

- - -