D Tomz Ubah Image Dari Band ke Solois

Yunita Rachmawati  |  Kamis, 11 November 2010 17:15
D Tomz Ubah Image Dari Band ke Solois
D Tomz di Backstage Ancol Foto: Acat

Kapanlagi.com - Untuk menjadi seorang penyanyi di indonesia tentunya tidak hanya talenta tinggi yang menjadi modal utama untuk bisa hadir dan mampu eksis di ranah musik, namun ada elemen lain yang sangat krusial dan harus dipunyai oleh para pelaku industri, yaitu sikap tidak pantang menyerah dan kemampuan untuk bisa membaca peluang. Salah satu diantara sejumlah insan musik ini, tersebutlah nama D Tomz yang mencoba muncul di industri dengan konsep solois berformat band.

Sebelumnya penyanyi muda bernama lengkap Tomy Adam Yusuf Ibrahim ini tergabung dalam sebuah band bernama Popeye dan sempat merilis single di tahun 2009. Hanya saja sepertinya Dewi Fortuna belum menaungi perjalanan band yang berasal dari Banten tersebut. Namun, sebagai motor band, Tomy tidak lantas begitu saja mengibarkan bendera putih, justru ditempa dengan kenyataan yang tidak bersahabat, dia lalu berpikir keras dan akhirnya mendapatkan sebuah ide.

Dengan melihat situasi pasar, akhirnya saya memutuskan untuk memutar kemudi yaitu muncul dengan konsep solo namun tetap bersama band pengiring dari personil band sebelumnya
D Tomz
 

"Sangat manusiawi ketika ternyata belum beruntung, kita merasa sedih. Namun janganlah terlarut lalu menjadi putus asa, pasti masih ada jalan dan peluang jika kita mau terus berusaha. Dengan melihat situasi pasar, akhirnya saya memutuskan untuk memutar kemudi yaitu muncul dengan konsep solo namun tetap bersama band pengiring dari personil band sebelumnya," ungkap Tomy saat di temui di sela-sela perfomnya di Backstage, Ancol, belum lama ini.

Perubahan konsep tersebut rupanya mendapat dukungan dari dua personil band Marvells yakni Icom dan Yana. Bahkan Icom tidak segan untuk bertindak sebagai produser. Tidak perlu waktu lama untuk berkutat dalam proses rekaman, akhirnya di penghujung tahun ini, D Tomz merilis debut album barunya bertajuk CANTIK. Masih dalam bingkai lirik bernuansa cinta anak muda dan suguhan musik pop alternatif yang tentunya easy listening, D Tomz hadir memberikan pilihan lain terhadap pecinta musik di seluruh tanah air.

Simak baik-baik single berjudul Cantik-Cantik yang menceritakan kisah gadis berparas ayu yang dikagumi lawan jenisnya ini. Dengan musik bertempo medium yang ditata apik serta progresi kort yang menghasilkan hook, nomor ini niscaya menimbulkan suasana segar bagi siapapun yang mendengarkannya. Tidak diragukan juga nomor ini bisa menjadi sebuah anthem pagi para pencinta musik yang sedang kasmaran.

Lain lagi dengan tembang Cinta Terakhir. Di lagu up beat ini, D Tomz mencoba menyuguhkan racikan akustik yang dipadu dengan hentakan musik dalam format full band. Bisa dibayangkan impresi yang dibangun ketika intro gitar akustik mengalun kemudian dentuman drum serta instrumen lainnya berpadu menghasilkan musik yang bersih namun tetap menghentak.

Di album perdananya ini D Tomz juga mempersembahkan lagu Pantai Carita sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah kelahirannya. Jika langkahnya ini dinilai sebagai terobosan besar, tentunya sah-sah saja jika ada sejumlah pihak yang kurang sejalan. Namun, sebagai anak bangsa dan insan musisi, langkahnya ini merupakan bentuk perwujudan dari komitmen yang telah dibangunnya. Tidak mudah memang, dan D Tomz sangat mengharapkan dukungan dari para penikmat musik di Indonesia agar mimpinya bisa terwujud. (kpl/gum/boo)

Lihat Arsip Musik

- - -