BEAN, Band Tanpa Gitar

Yunita Rachmawati  |  Kamis, 10 Maret 2011 16:10
BEAN, Band Tanpa Gitar
BEAN Foto: Ruben

Kapanlagi.com - Belantika musik sebentar lagi akan kedatangan sebuah grup band yang siap untuk meramaikan panggung musik tanah air. Terdiri dari 4 orang personel, band tersebut diberi nama BEAN, yang merupakan kependekan dari Brilliant, Energy, Acoustic of Nebula. Personelnya sendiri terdiri dari Nando (vokal), Kiki (keyboard), Baim (drum), dan Aswin (bass).

BEAN mengusung aliran Britpop yang membaurkan komposisi musik yang kental dengan musik-musik band Inggris. Ditemui saat sedang melakukan song review di kantor KECI, di Jl. Bangka XI, Jakarta, belum lama ini, BEAN menceritakan apa yang akan mereka sajikan kepada penikmat musik.

Biasanya kan kalau di band itu ada satu part yang solo gitar, atau di introlude-nya. Nah kalau kita tuh diganti sama keyboard, cuma dikasih efek distorsi gitu, makanya kita tuh amazing dan fresh banget musiknya

 

"Basic musik kita sendiri sebenarnya adalah pop alternative. Tapi BEAN sendiri mencoba menawarkan musik pop yang beda dari biasanya, yang ada di Indonesia," jelas Aswin sambil menambahkan bahwa sebelumnya BEAN pernah muncul dalam album kompilasi KECI STARS, melalui dua singlenya yaitu Dariku Untukmu dan Kinilah Waktunya.

Ada sedikit keunikan dari band yang resmi terbentuk 1 Januari 2009 ini. Jika sebuah band pada umumnya pasti menggunakan alat musik gitar, namun lain halnya dengan BEAN. Sejak awal terbentuknya, BEAN memang tidak menghadirkan instrumen gitar.

"Awalnya kita tuh emang suka nge-jam bareng dulu, tapi di antara kita nggak ada yang memang gitaris. Sempet bingung juga waktu itu buat mutusin kita pake gitar atau nggak, dan sempet juga nyoba pake additional. Tapi akhirnya kita putusin nggak pake gitar. Buat kita sih kayaknya jarang banget band yang nggak pake gitar, di Indonesia khususnya," jelas Aswin.

Untuk menghindari kekosongan dalam instrumental musik mereka, Aswin menambahkan bahwa kekosongan itu akan diisi sepenuhnya dengan keyboard. "Biasanya kan kalau di band itu ada satu part yang solo gitar, atau di introlude-nya. Nah kalau kita tuh diganti sama keyboard, cuma dikasih efek distorsi gitu, makanya kita tuh amazing dan fresh banget musiknya," tandasnya.

Dan ketika berbicara soal lirik, nampaknya BEAN juga tetap memilih jalur percintaan. Kiki sang keyboardis, yang merupakan pencipta mayoritas lagu-lagu BEAN, mengaku terinspirasi dengan kejadian nyata, bukan imajinasi.

"Sebenernya lagu-lagu yang gue buat ini adalah bentuk apresiasi terhadap seorang wanita. Dan secara nggak langsung liriknya ada gambaran penyesalan, kerinduan hati. Pokoknya wanita itu ternyata spesial banget. Selain itu juga memang ada yang berdasarkan pengalaman pribadi, dan juga pengalaman temen temen gue," tutur Kiki.

Lirik maupun musik dari BEAN sendiri tergolong easy listening music. Aransemen musiknya simple dan liriknya pun mudah dicerna, namun tetap menghadirkan kualitas yang tidak murahan. Bagi para personel, kehadiran mereka nantinya diharapkan akan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, khusunya dengan target remaja pecinta musik pop. Dengan diproduseri oleh Bimo Sulaksono (ex Netral) dan Bebi Romeo, band yang akan merilis album perdana mereka pada 1 April 2011 nanti, merasa sangat optimis ke depannya untuk bisa hadir dan membawa sesuatu yang baru bagi musik tanah air. (kpl/ben/boo)

Lihat Arsip Musik

- - -