[Interview] Bruno Mars, Belajar Dari Meniru

Selasa, 10 Juli 2012 17:13  | 

Bruno Mars



hyphymentality.blogspot.com




1. Masa Kecil, Remaja, dan Masa Depan


KapanLagi.com -

  • Kamu berasal dari Hawai, Bisa ceritakan tentang kisah masa kecilmu dan apa yang membuatmu tertarik dengan dunia musik?

Bruno Mars : Saat saya kecil, ayah saya memiliki pertunjukan musik bertema 1950, jadi lebih banyak membahas musik rock and roll. Pertunjukan ini ia berlokasi di pantai Waikiki. Acara ini membahas tentang musisi yang berjaya di era 50-an, seperti Little Richard dan Chuck Berry. Paman saya beberapa kali juga membawakan lagu serta menirukan gaya Elvis Presley di pertunjukan ini. Saya tidak pernah absen menonton pertunjukan ini, bahkan saya selalu membujuk ayah saya untuk mengajak saya naik ke atas panggung bersamanya. Pada suatu malam, akhirnya ayah saya mengajak saya untuk naik ke atas panggung, dan kebetulan pada saat itu paman saya sedang membawakan lagu Elvis Presley. Sejak saat itu sampai sekarang saya tidak mau meninggalkan panggung, walaupun saya tidak lagi meniru Elvis (tertawa).

  • Sejak saat itu. Proses apa saja yang Anda lewati untuk bisa menjadi penyanyi dan song-writer seperti sekarang?

Bruno Mars : Saya belajar dengan meniru, proses yang saya jalani adalah saya mendengarkan segala jenis musik. Saya dulu tampil bersama band reggae saat masih SMA, dan akhirnya saya pindah ke California untuk mengejar cita-cita saya untuk menjadi artis. Setelah itu saya mulai mendalami musik rock and roll, dan beberapa jenis musik lainnya. Saya tidak sabar untuk mulai membuat musik saya sendiri yang terinspirasi dari segala jenis musik dan semua artis yang saya dengarkan.

  • Apakah artis atau musisi yang dulu menjadi inspirasimu saat SMA masih menjadi inspirasimu di hari ini?

Bruno Mars : Kurang lebih iya. Saya memberi judul album saya DOO WOPS & HOOLIANS karena jenis musik 'Doo Wop' merupakan jenis musik yang paling menginspirasi saya. Jenis musik Doo Wop memang sangat simpel, tapi tepat pada tujuan, dan diciptakan dari hati. Saat saya menulis sebuah lagu, itulah yang saya coba untuk lakukan. Saya bukan laki-laki paling romantis di dunia, tapi saya berusaha untuk menyampaikan apa yang ingin saya katakan kepada pasangan saya. Jadi Doo Wop adalah jenis musik yang sangat mempengaruhi saya. Lalu saya lihat para wanita sangat menyukai musik RnB, maka saya belajar untuk bernyanyi RnB. 

Saat saya pindah ke California, saya tertarik untuk mendalami classic rock, seperti Led Zeppelin, The Beatles, The Police. Sebagai produser, saya rasa memang sudah seharusnya saya mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang segala jenis musik yang ada karena saya ingin bisa menciptakan sebuah karya dengan gaya yang berbeda. Jadi saat saya berada di studio dengan artis hip hop atau artis rock, saya tahu bagaimana cara berbicara dengan mereka dan tahu referensi musik mereka. (kpl/prl/bin/boo)







Lihat Arsip Musik

- - -