[Interview] Arlan Djoewarsa, Pede Dengan 'Pulau' Sendiri

Sabtu, 30 Juni 2012 17:16  | 

Arlan Djoewarsa



KapanLagiŽ




5. BIKIN 'PULAU' SENDIRI


KapanLagi.com -

  • Sebetulnya kalau misalkan tadi disebutkan basicly musiknya rock, sementara pasar sendiri itu lebih pop di Indonesia. Dari Arlan sendiri gak takut dari segi komersil itu?
    Kalau belajar dari delapan tahun yang lalu yah, kita harus ngelihat. Belajarnya tuh kadang gini, kadang capek juga bersaing dengan yang sudah menguasai, apalagi kalau kita gak suka di situ, makanya aku idealisnya di sini. Jadi kita fokus di sini, kita bikin pulau sendiri, istilahnya gitu. Jadi yah sesuai dengan kerjanya itu. Gak ribet lah, jadi berusaha lebih efektif aja.
  • Berarti gak takut dalam artian istilahnya gak laku gara-gara kamu idealis dengan musik kamu?
    Gak, jadi kadang idealis itu relatif yah, tidak laku juga relatif. Jadi kalau kita targetnya itu mungkin scoop-nya lebih kecil dari yang lain tapi memang targetnya itu, makanya itu bisa dibilang laku.
  • Musisi yang selama ini mempengaruhi musik Arlan itu sebetulnya siapa sih?
    Musisi tuh kalau dari kecil biasanya yang nyekokin itu The Beatles terus Queen, yang baru-baru. Kemudian ada U2 dan The Killers. Tapi kalau Indonesia dari dulu seneng banget dengerin Iwan Fals, terus Slank, kemudian baru Dewa. Kalau penyanyi solo ngefans banget sama Once.

(kpl/riz/nat)







Lihat Arsip Musik

- - -